22.5 C
East Kalimantan
Sabtu, 6 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Program Tambahan Pelajaran Al-Quran Direspon Positif, Disdikbud Kutim Terapkan di 39 Sekolah Negeri

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur berupaya memastikan sekolah negeri memberikan bekal pelajaran Al-Quran yang memadai kepada siswa. Setelah program tambahan dua jam pelajaran Al-Quran direspon positif, Disdikbud akan menerapkan program tersebut di 39 sekolah negeri yang sebelumnya hanya pada delapan sekolah negeri.

​“Alhamdulillah responnya cukup bagus, hasil level cukup bagus. Maka tahun ini kita tingkatkan dari delapan menjadi 39 sekolah,” kata Kepala Disdikbud Kutim Mulyono.

Peningkatan ini mencakup seluruh sekolah SD dan SMP Negeri di Sangatta Utara dan Selatan, terdiri dari 17 SD dan 6 SMP di Utara, serta 14 SD dan 3 SMP di Selatan.

Mulyono memaparkan, program ini dimulai pada tahun 2023 dan 2024 sebagai proyek percontohan dengan melibatkan delapan sekolah. Disdikbud bekerja sama dengan UMI Foundation untuk menerapkan pembelajaran tambahan ini.

​“Kita mulai dengan membuat proyek bekerja sama dengan UMI Foundation. Kita ada delapan sekolah yang kita berikan setelah pembelajaran itu ditambah dua jam untuk pembelajaran Al-Quran,” ungkapnya.

Tambahan dua jam pelajaran Al-Quran ini bakal diajarkan oleh guru-guru khusus yang direkrut dan diberikan honorarium yang layak untuk para guru dari Disdikbud.

“Hari Senin besok ini sudah untuk seleksi guru-gurunya. Kita merekrut 160 guru untuk mengajar di 39 sekolah tadi,” kata dia.

Melalu program ini, kata dia, pemkab ingin memastikan semua lulusan sekolah umum memiliki bekal agama yang kuat. ​“Saya ingin minimal anak-anak kita lulus SD atau SMP itu minimal membaca Al-Qurannya sudah fasih, baik dari makhorijul hurufnya, tajwidnya maupun tartilnya,” ujarnya

​Selain itu, target minimal lainnya adalah agar anak-anak lulusan sekolah negeri ini mampu menghafal Juz 30, sebagai modal spiritual mereka.

​Ke depan, Disdikbud berencana untuk meningkatkan kualitas pengajaran agama secara keseluruhan, bahkan dengan menstandardisasi bacaan Al-Quran para guru Pendidikan Agama Islam (PAI). (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru