26.2 C
East Kalimantan
Rabu, 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Legislator Samarinda Soroti Terowongan Rp395 M: Jangan Klaim Aman Tanpa Kajian Ilmiah!

Samarinda – Proyek pembangunan terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap, Samarinda, kembali disorot setelah insiden longsor yang terjadi baru-baru ini.

Legislator dari Partai Golkar, Adnan Faridhan, menilai pemerintah terlalu terburu-buru menyebut proyek senilai Rp395,9 miliar itu aman.

“Ini bukan cuma proyek infrastruktur, ini menyangkut nyawa manusia. Jangan klaim aman kalau belum ada kajian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Adnan (19/5/2025).

Menurutnya, Pemkot harus menggandeng perguruan tinggi ternama seperti ITB, UGM, UI, atau bahkan membuka kerja sama internasional dengan lembaga dari Jepang dan Korea Selatan yang punya pengalaman di bidang infrastruktur bawah tanah.

“Kalau ingin hasil analisis yang kredibel, libatkan pihak independen. Jangan hanya berdasarkan penilaian internal,” katanya.

Adnan juga mengingatkan soal kontur tanah labil di kawasan proyek, yang dinilai rawan longsor jika tidak diperhitungkan dengan matang. Apalagi dengan curah hujan tinggi dan lalu lintas kendaraan berat yang bisa memicu getaran.

“Kalau struktur tidak didesain berdasarkan simulasi ekstrem, nanti bisa ambruk saat digunakan. Risiko ini nyata,” ujarnya.

Tak hanya aspek teknis, ia juga menyinggung soal masalah administratif yang belum rampung, seperti dokumen Amdal dan pembebasan lahan.

Ia khawatir jika hal-hal itu diabaikan, justru bisa menghambat keselamatan dan kelancaran proyek.

“Kalau kita bicara pembangunan, kita semua dukung. Tapi tolong jangan abaikan prosedur dan keselamatan. Jangan sampai ambisi justru membawa bencana,” demikian Adnan. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru