Kaltimpop.com – Panggung Spektakuler Show Indonesian Idol 2025, Senin malam (5/5/25), penuh dengan sorak, haru, dan tentu saja kejutan. Tiga kontestan tersisa tampil habis-habisan demi satu tempat di grand final. Tapi seperti biasa, harus ada satu yang pamit. Dan malam itu, giliran Mesa Hira yang harus pulang, meski penampilannya sama sekali tidak mengecewakan.
Fajar Noor tampil pertama dan langsung bikin suasana hangat. Ia berduet manis dengan Bunga Citra Lestari menyanyikan “Tetaplah di Hatiku.” Suara lembutnya berpadu harmonis dengan BCL, bikin juri tersenyum puas. Saat tampil solo, Fajar memilih lagu “Cinta dan Benci” dari Geisha. Versinya dikemas penuh emosi dan improvisasi, sampai-sampai Anang Hermansyah berdiri sambil bilang, “Telah lahir superstar di Indonesia.”
Shabrina Leanor juga tak kalah mengesankan. Ia duet dengan Judika membawakan “Tak Mungkin Bersama” yang penuh tenaga dan emosi. Penonton ikut hanyut, dan juri kompak mengacungkan jempol. Di penampilan solonya, Shabrina menunjukkan kestabilan vokal dan kontrol emosi yang matang. Malam itu, ia tampil seolah sudah siap konser tunggal.
Lalu datang Mesa, dengan gaya khasnya yang selalu beda. Ia berduet dengan Rossa menyanyikan lagu “Hey Ladies,” membawakan suasana glamor ke panggung Idol. Di lagu solonya, “Rolling in The Deep,” Mesa tampil energik, berani, dan orisinal ciri khas yang membuatnya dicintai banyak penonton. Maia Estianty memujinya, “Kamu mungkin tidak selalu aman, tapi kamu selalu menarik.”
Namun sayang, voting tidak memihak Mesa. Ia jadi kontestan terakhir yang harus tersingkir sebelum grand final. Momen itu menguras emosi, bukan hanya untuk Mesa, tapi juga para juri dan penonton yang sudah terlanjur jatuh hati padanya. “Kita kehilangan warna malam ini,” ujar Judika.
Di media sosial, nama Mesa langsung trending. Banyak netizen menyayangkan hasil voting. “Mesa eliminated? Nggak rela! She’s a whole vibe,” tulis akun musikhariini. “Walau nggak juara, dia pasti tetap punya tempat di industri musik,” kata netizen lainnya.
Kini, tinggal Fajar dan Shabrina yang akan berhadapan di malam puncak. Keduanya punya kekuatan masing-masing Fajar dengan suara sendu dan karakter kuat, Shabrina dengan power dan teknik vokal yang ciamik. Satu minggu lagi, Indonesia akan punya juara baru. (Pop2)


