22.5 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Legislator Kutai Timur Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Kutai Timur, Kaltimpop.com – Anggota DPRD Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan, menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor tambang dan perkebunan kelapa sawit. Menurutnya, fokus pembangunan yang masih dominan pada industri ekstraktif dapat menghambat upaya pemerintah dalam mencapai kemandirian pangan.

“Yang saya katakan tadi, Kutim ini punya lahan tidur yang sangat besar, sangat luas, yang sampai hari ini kita tidak manfaatkan,” ujar dr. Novel. Ia menambahkan, dengan kondisi geografis Kutai Timur yang berada di wilayah tropis, potensi pertanian seharusnya bisa dioptimalkan sepanjang tahun.

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar kebijakan pembangunan tidak semata mengandalkan sektor tambang dan sawit sebagai sumber pendapatan utama, tetapi juga mengarahkan pada pemberdayaan petani, pengelolaan lahan produktif, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen.

“Kalau Kutim serius menggarap sektor pertanian, bukan tidak mungkin kita menjadi daerah mandiri pangan bahkan mampu menyuplai ke daerah lain,” tegasnya.

dr. Novel menyatakan, pengembangan sektor pertanian tidak hanya akan meningkatkan ketahanan pangan tetapi juga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, mengurangi ketergantungan ekonomi pada komoditas ekstraktif, serta memperkuat keberlanjutan ekonomi jangka panjang di Kutai Timur.

Dirinya menyarankan agar pemerintah daerah merancang kebijakan yang fokus pada pemberdayaan petani, optimalisasi lahan, dan pemanfaatan teknologi pertanian modern. Jika dilakukan dengan serius, Kutai Timur bukan hanya bisa mandiri pangan, tetapi juga memiliki peluang menjadi pemasok pangan bagi daerah lain.

Para pakar ekonomi pertanian menilai diversifikasi sektor ekonomi dari industri ekstraktif ke pertanian penting untuk mengurangi kerentanan ekonomi daerah terhadap fluktuasi harga komoditas tambang dan sawit. Langkah ini diyakini juga akan memberikan efek positif jangka panjang terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru