19.5 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Polres Kutim, KPC Ubah Bekas Tambang Jadi Lahan Jagung

SANGATTA – General Manager External Affairs and Sustainable Development PT. Kaltim Prima Coal (KPC) Wawan Setiawan mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam program ketahanan pangan pemerintah dengan mengubah lahan pascatambang menjadi lahan pertanian jagung. Tak hanya mendukung, pihaknya juga akan menjajaki kemungkinan pengolahan hasil lebih lanjut.

“Jagung hasil panen menjadi bahan baku pakan ternak di pabrik mini feed-mill KPC,” kata dia.

Program penanaman jagung ini merupakan hasil kolaborasi KPC dengan pemerintah Kutai Timur melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, dan Polres Kutai Timur. Lahan yang digarap adalah bekas tambang Telaga Batu Arang (TBA) di Kutai Timur.

“Penanaman jagung ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Kaltim. Kami diminta menggandeng mitra daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden,” ujar Kapolres Kutim AKBP Fauzan.

Ia menyebut keterlibatan KPC sangat strategis karena mampu mengubah lahan pasca tambang menjadi produktif dan bernilai ekonomi. Menurutnya, empat kelompok tani telah bergabung dalam inisiatif ini: Karya Mandiri, Jaya Bersama, Karya Etam Bersama, dan Danau Batu Arang. Mereka didampingi tim Community Development KPC, Polres Kutim, dan Penyuluh Pertanian Lapangan dari DTPHP.

“Alhamdulillah, KPC mendukung penuh. Ke depan, hasil panen jagung ini diharapkan bisa diserap untuk kebutuhan pakan ternak dampingan perusahaan,” kata dia.

Kolaborasi ini mencerminkan transformasi tata kelola pascatambang di mana menegaskan bahwa lahan pascatambang bisa menjadi ruang hidup baru bagi pangan dan masa depan masyarakat sekitarnya. Penanaman perdana dilakukan langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto bersama GM External Affairs and Sustainable Development KPC Wawan Setiawan, disaksikan unsur Forkopimda, kelompok tani, dan jajaran pemerintah daerah (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru