19.3 C
East Kalimantan
Rabu, 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kartanegara Coffee Event Resmi Dibuka, Kopi Kukar Diangkat Jadi Simbol Ekonomi dan Budaya

Kukar – Malam yang penuh aroma kopi menyambut pembukaan resmi Kartanegara Coffee Event (KCE) di Gedung Kwarcab Pramuka Kukar. Diresmikan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan ini menjadi titik awal upaya serius pemerintah daerah dalam mendorong hilirisasi komoditas pertanian berbasis kopi.

“Saya merasa sangat bangga berdiri di acara ini. Seperti kita ketahui, kopi menjadi bagian dari budaya lintas negara, simbol persahabatan,” kata Edi Damansyah.

Tak hanya sekadar festival, KCE menjadi ruang strategis untuk mempertemukan petani kopi, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan penikmat kopi dalam satu forum. Kukar memang memiliki potensi besar di sektor kopi. Sejumlah wilayah penghasil kopi di daerah ini mulai menunjukkan geliat produktivitasnya, yang bila diolah secara serius dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Selain menampilkan produk kopi lokal, acara ini juga menjadi ajang berbagi ilmu dan memperluas jejaring bisnis. Banyak pelaku usaha kecil yang mengawali kiprahnya dari event semacam ini, dan kini mampu menembus pasar yang lebih luas.

Tak hanya bicara soal komoditas, KCE juga menyoroti peran vital sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendukung perekonomian. Di level nasional, UMKM menyumbang sekitar 85 persen dari total pelaku usaha, dan di Kukar sendiri, geliatnya kian terasa pasca pandemi.

“UMKM adalah penopang utama perekonomian kita. Di tengah tekanan global, mereka tetap bertahan dan juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” tutur Edi.

Melalui visi pembangunan daerah 2021–2026, Pemkab Kukar telah menempatkan penguatan ekonomi rakyat sebagai prioritas. Salah satunya adalah mendorong UMKM naik kelas melalui pelatihan, promosi, hingga perluasan akses pasar.

“Kami ingin melihat ekosistem bisnis kopi yang hidup dari petani, pengolah, hingga pelaku usaha kecil. Ini bukan hanya bicara soal produk, tapi juga soal kesejahteraan,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru