19.2 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Faizal Rachman Tekankan Inisiatif Mandiri Bantu Masyarakat Lewat Program Ternak

Kutai Timur, Kaltimpop.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Faizal Rachman, menyoroti masih minimnya program pemberdayaan yang benar-benar berjalan dan dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah di Kutim. Keluhan mengenai tidak adanya program yang menyentuh kebutuhan dasar warga disebutnya terus masuk, terutama dari daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.

“Keluhan dari masyarakat, tidak ada program yang jalan. Masyarakat meminta bantuan,” ujar Faizal ketika ditemui usai kegiatan reses.

Melihat kondisi tersebut, Faizal mengaku tidak ingin hanya menunggu kebijakan pemerintah daerah atau mengandalkan anggaran dari APBD. Ia kemudian mengambil langkah konkret dengan menggagas sebuah program bantuan ternak secara mandiri. Program tersebut berbasis sistem bagi hasil yang menurutnya lebih adil, realistis, dan berpotensi menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat yang selama ini merasa tertinggal.

“Saya ada inisiatif untuk bantu berikan ternak untuk membantu mereka. Dalam satu tahun kita jual nanti, 70 persen jatah bapak dan 30 persen kami petani,” jelasnya. Menurut Faizal, skema ini memberikan ruang bagi warga untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar tanpa harus menanggung risiko modal penuh di awal.

Ia menilai bahwa pendekatan semacam ini bisa menjadi alternatif solusi di tengah terbatasnya anggaran daerah. Apalagi, kata dia, tidak semua program kerakyatan harus selalu bergantung pada APBD. Di banyak kasus, kolaborasi antara wakil rakyat, masyarakat, dan pelaku usaha justru dapat menghasilkan program pemberdayaan yang lebih cepat direalisasikan.

“Kalau begitu saya tinggal buat program, tidak usah pakai APBD. Kita bisa melalui kontraktor, kita bisa investasi saja,” tambahnya. Menurutnya, banyak kontraktor lokal maupun pihak swasta yang bersedia membantu jika konsep program jelas dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Faizal menegaskan bahwa pembangunan ekonomi yang merata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu ada kontribusi nyata dari berbagai pihak, baik itu anggota dewan, dunia usaha, maupun tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki sumber daya dan kepedulian. Dengan terlibat langsung, kata dia, proses pemberdayaan dapat berjalan lebih cepat dibanding hanya mengandalkan mekanisme birokrasi.

Ia berharap inisiatif yang ia jalankan dapat menginspirasi pihak lain untuk melakukan langkah serupa. “Harus ada aksi nyata yang benar-benar menyentuh masyarakat. Kalau menunggu kebijakan terus, kasihan mereka yang butuh sekarang,” ucapnya.

Faizal meyakini bahwa program kecil seperti bantuan ternak ini bisa berkembang menjadi gerakan yang lebih besar jika mendapat dukungan banyak pihak. Fokusnya sederhana: memberikan peluang bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi ekonomi melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru