25.6 C
East Kalimantan
Selasa, 21 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemerintah Kutai Timur Targetkan PAUD di Setiap Desa

RANTAU PULUNG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur Mulyono menegaskan bahwa pemkab Kutim terus menjalankan program wajib belajar 13 tahun dan memperluas jangkauan pendidikan dasar. Dengan kewenangan PAUD, SD hingga SMP di pemerintah kabupaten dan SMA di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Salah satunya dengan menargetkan setiap desa memiliki satu lembaga PAUD, hasil sinergi antara Disdikbud dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). “Pemkab Kutim terus berupaya memperluas akses pendidikan dengan menargetkan keberadaan PAUD di setiap desa,” kata Mulyono.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Kutim membangun gedung di Desa Pulung Sari, Kecamatan Rantau Pulung. Langkah ini adalah upaya menjalankan program wajib belajar 13 tahun dan memperluas jangkauan pendidikan dasar.

Pada saat peresmian fasilitas PAUD dan juga kantor serta balai desa Pulung Sari, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kutim Hj. Siti Robiah Ardiansyah Sulaiman, mengingatkan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. “PAUD mengajarkan kejujuran, empati, disiplin, dan gotong royong. Ini menjadi fokus utama Bunda PAUD saat ini,” kata dia.

Menurut Siti Robiah, di tengah gempuran arus globalisasi dan derasnya perkembangan teknologi, tantangan besar dunia pendidikan seperti ketimpangan akses, krisis karakter, hingga keterbatasan literasi digital.

Ia mengingatkan bahwa globalisasi membawa budaya luar yang jika tidak disaring bisa mengikis identitas generasi bangsa. Karena itu, pendidikan karakter bukan sekadar wacana, tapi fondasi penting di setiap satuan pendidikan anak usia dini.

“Sebagai Bunda PAUD Kutim, saya hanya bisa memberikan masukan kepada pemangku kepentingan pendidikan agar ada perbaikan bertahap, termasuk peningkatan SDM dan sarana prasarana,” ujarnya menambahkan.

Gedung PAUD Tunas Harapan yang baru diresmikan Bupati Ardiansyah Sulaiman iitu diharapkan menjadi rumah tumbuhnya nilai, tempat anak-anak desa memulai langkah panjang mereka menuju masa depan.(ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru