Kutai Timur, Kaltimpop.com — Upaya menjaga kestabilan ekonomi di Kutai Timur (Kutim) terus menjadi perhatian, terutama di sektor perdagangan dan perindustrian. Fadly, perwakilan dari bidang penyuluhan dan perindustrian, menyebut bahwa kunci utama terletak pada kebijakan yang berpihak pada diversifikasi ekonomi serta pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Untuk menjaga atau menstabilkan perekonomian daerah, kita bisa mulai dengan mengimplementasikan kebijakan yang berfokus pada diversifikasi ekonomi dan pengembangan infrastruktur,” ujar Fadly
Menurutnya, perekonomian daerah tak bisa lagi bergantung pada satu sektor semata. Perlu adanya dorongan untuk membangun potensi-potensi lokal yang beragam mulai dari industri kecil menengah, pertanian, hingga sektor kreatif. Namun, ia menggarisbawahi bahwa upaya tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.
“Kondisi infrastruktur Kutai Timur saat ini masih belum merata. Bahkan untuk menjangkau beberapa kecamatan saja, masih banyak kendala karena akses jalan yang terbatas,” jelasnya.
Situasi ini tak hanya menyulitkan mobilitas warga dan pelaku usaha, tapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah terpencil. Ia berharap ada langkah strategis dari pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang inklusif dan merata.
“Ekonomi kita bisa tumbuh lebih kuat jika semua wilayah merasakan kemajuan yang sama. Jangan sampai ada daerah yang tertinggal hanya karena akses jalan yang tak layak,” pungkasnya.
Dengan komitmen pada diversifikasi ekonomi dan pemerataan infrastruktur, harapannya Kutim bisa menjadi daerah yang tidak hanya tumbuh, tapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.(pop3)


