19.5 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dewan Kutim Kawal PDAM dalam Program Pemerataan Air Bersih Hingga 2027

Kutai Timur, Kaltimpop.com — Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Ardiyansyah, memastikan pihaknya akan terus mengawal rencana PDAM Kutim yang menargetkan pemerataan air bersih di seluruh kecamatan dalam waktu dua tahun. Ia menilai, proyek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kesenjangan akses air bersih antarwilayah.

“Pansusnya masih berjalan, dan kita dorong agar semua persiapan dilakukan dengan matang,” kata Ardiyansyah kepada awak media.

Ia menjelaskan, program PDAM Kutim saat ini tengah difokuskan pada kajian teknis untuk menentukan titik-titik jaringan air di sejumlah kecamatan. Kajian ini dinilai penting agar pembangunan tidak salah sasaran atau terkendala kondisi geografis seperti yang pernah terjadi di wilayah Kongbeng.

“Jangan sampai dibangun tapi ternyata lokasi banjir atau sumber airnya tidak stabil. Karena itu, perlu kehati-hatian dalam menentukan lokasi,” tegasnya.

Ardiyansyah juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam bentuk anggaran dan regulasi. Ia menilai, tanpa dukungan kebijakan yang kuat, program PDAM akan sulit mencapai target pemerataan pada 2027 mendatang.

“Air bersih ini kebutuhan dasar. Jadi memang harus menjadi prioritas pembangunan,” ujarnya.

Ia menutup dengan keyakinan bahwa jika semua pihak bergerak bersama, maka dalam dua tahun ke depan masyarakat Kutai Timur bisa merasakan manfaat nyata dari pelayanan air bersih yang lebih merata.

Ia menilai proyek air bersih ini sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di 18 kecamatan. Pemerataan air bersih juga menjadi indikator kesejahteraan dan pemerataan pembangunan antarwilayah di Kutai Timur.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keadilan layanan publik. Warga di pedalaman berhak mendapat akses yang sama seperti di perkotaan,” tegasnya.

Ardiyansyah menambahkan, DPRD akan terus mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai jadwal dan anggaran. Ia berharap PDAM dapat menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar titik pembangunan.

“Kalau semua terencana dengan baik, air bersih bisa benar-benar dinikmati masyarakat secara merata di seluruh Kutim,” pungkasnya.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru