
Kutai Timur, Kaltimpop.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Shabaruddin, menyoroti salah satu inovasi baru dari 50 program kerja Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, yakni program beasiswa bagi siswa penghafal Al-Qur’an atau tahfiz. Menurut Shabaruddin, program ini menjadi warna baru yang diharapkan dapat mendorong generasi muda Kutim lebih giat dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus menempuh pendidikan formal.
“Yang 50 program itu, ya semuanya ada. Nanti yang baru itu ada beasiswa untuk anak-anak kita yang ikut tahfiz atau hafal Qur’an,” ujar Shabaruddin saat ditemui usai rapat koordinasi di gedung DPRD Kutim.
Program ini dirancang untuk memberikan dukungan finansial kepada para pelajar yang menempuh pendidikan formal sambil menghafal Al-Qur’an. Pemerintah daerah menyiapkan bantuan beasiswa senilai Rp2.500.000 per tahun bagi setiap siswa penerima. Shabaruddin menambahkan, bantuan ini akan disalurkan secara bertahap sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan agama, program ini juga bertujuan memperkuat karakter religius para siswa. Shabaruddin menekankan, pengembangan sumber daya manusia di bidang keagamaan penting untuk membangun generasi muda yang berprestasi dan memiliki integritas.
“Langkah ini diharapkan menumbuhkan semangat belajar, sekaligus mendorong anak-anak kita agar berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik,” kata Shabaruddin.
Ia juga menilai, sejauh ini pemerintah daerah cukup konsisten dalam menjalankan program-program prioritas sesuai visi dan misi kepala daerah. Meskipun beberapa sektor masih membutuhkan percepatan, Shabaruddin optimis semua program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutim.
“Program ini bukan hanya sekadar janji politik, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi generasi muda yang menjadi harapan daerah ini di masa depan,” pungkasnya.(Adv)


