Kutai Timur, Kaltimpop.com – Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, warga Perumahan Sangatta Tama City (STC) 5 RT 49 meresmikan gapura perumahan yang dibangun secara swadaya, tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
Ketua Perumahan STC 5, Hendra, menjelaskan bahwa upaya pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka sudah berjalan sejak tahun 2020. Mulai dari penimbunan hingga peninggian jalan, semua dilakukan dengan dana urunan warga.
“Untuk gapura ini anggarannya dari uang swadaya masyarakat STC 5. Karena sebelumnya, di tahun 2022 kami sempat mengajukan ke pemerintah, tapi ditolak,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, penolakan tersebut disebabkan status tanah perumahan yang belum resmi diserahkan developer ke pemerintah.
“Karena katanya serah terima hibah tanah dari developer ke pemerintah itu belum terselesaikan. Jadi belum bisa masuk proyek pemerintah ke sini,” jelasnya.
Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat warga. Mereka rutin mengumpulkan iuran hingga akhirnya gapura berbahan stainless steel senilai kurang lebih Rp15 juta bisa berdiri megah.
“Jadi bukan cuma gapura saja, mulai dari penimbunan jalan ini, peninggian jalan, semuanya dari uang swadaya masyarakat. Tujuannya untuk menumbuhkan minat gotong royong dan kebersamaan antara warga,” tutur Hendra.
Ia menekankan bahwa kemandirian masyarakat perlu terus dibangun.
“Mudah-mudahan ini bisa jadi contoh buat masyarakat lain bahwa dalam membangun tidak selamanya bergantung pada pemerintah. Pelan-pelan kemandirian masyarakat harus dibentuk,” tegasnya.
Meski begitu, ia tetap berharap pemerintah bisa ikut turun tangan di kemudian hari.
“Swadaya ini sudah berjalan lima tahun. Untuk gapura saja Rp15 juta, padahal kalau pakai anggaran pemerintah bisa sampai Rp100 juta lebih. Ke depan, kami ingin benahi irigasi. Mudah-mudahan dengan ini juga pemerintah tergerak, supaya bisa masukkan anggaran ke sini. Minimal bantu untuk pengaspalan jalan,” harap Hendra.
Selain meresmikan gapura, warga STC 5 juga menggelar berbagai lomba untuk memeriahkan HUT RI ke-80. Perlombaan diikuti mulai dari anak-anak hingga orang tua, menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan di lingkungan perumahan. (Pop2)


