SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi mengatakan Pemkab Kutim akan memperkuat sosialisasi mengenai keterbukaan informasi publik hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar seluruh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menegaskan bila masih ada instansi yang tertutup terhadap informasi publik, sanksi atau punishment dapat diberlakukan.
“Sosialisasi ke kecamatan dan desa juga akan terus dimaksimalkan. Bila ada instansi di pemerintahan maupun di kecamatan dan desa yang masih enggan terbuka, tentu bisa diberikan sanksi,” kata dia usai Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Timur (Kutim) di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.
Mahyunadi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik. Namun, ia menyoroti masih adanya 11 perangkat daerah (PD) yang belum menjalankan fungsi PPID secara maksimal.
“Pada dasarnya keterbukaan informasi publik ini sangat penting. Ini bukan hanya kewajiban hukum, tapi juga hak masyarakat untuk mengetahui apa yang dilakukan pemerintah. Dengan informasi terbuka, kita bisa membangun kepercayaan masyarakat dan mendorong partisipasi mereka dalam pembangunan daerah,” kata dia.
Mahyunadi akan segera memanggil instansi terkait untuk meminta penjelasan. Sebab, menurut dia budaya transparansi harus diciptakan di lingkungan pemerintahan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Kita harus mampu menciptakan budaya transparansi yang mendukung terwujudnya pemerintahan bersih dan akuntabel,” ujarnya.
Mahyunadi mengungkapkan, tahun lalu Kutim berhasil meraih peringkat kedua PPID se-Kalimantan Timur. Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan menjadi peringkat pertama.
“Kutim selalu berupaya terkait keterbukaan informasi kepada publik. Bimtek dan kegiatan seperti rakor ini bisa dimanfaatkan para PPID untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan informasi,” ucapnya. (ADV/ProkopimKutim/KP)


