SANGKULIRANG –Wakil Bupati Kutai Timur H. Mahyunadi meresmikan Pusat Kuliner Titik Kumpul di Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang, Kutim. Tempat ini diharapkan menjadi bukan sekadar deretan kios makanan, melainkan ruang hidup baru bagi pelaku usaha mikro di wilayah pesisir.
“Semoga ini jadi destinasi baru di wilayah ini. Tempat ini menarik, dan kami ucapkan terima kasih kepada PT. GAM yang turut serta dalam menambah fasilitas di desa ini,” kata Mahyunadi saat meresmikan dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Di tempat ini, berjejer kios dengan menu beragam. Mulai bakso, rice bowl, mie goreng, aneka jus, hingga jajanan tradisional khas Sangkulirang. Salah satu yang jadi buah tangan favorit adalah Gula Gaet, makanan manis yang kerap dibawa pulang pengunjung.
Mahyunadi menyapa pedagang satu per satu, membeli minuman serta jajanan tradisional. Dengan nada bercanda, ia menyebut Gula Gaet cocok untuk yang masih mencari pasangan.
“Makanan ini bagus untuk orang yang belum punya pasangan, Gula Gaet,” ucapnya, disambut gelak tawa pedagang.
Bagi Mahyunadi, pusat kuliner ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan juga ruang sosial. Dia meminta masyarakat untuk menjaga aset-aset tersebut agar tetap terawat dan menjadi tempat masyarakat melepas penat. Ia pun menutup kunjungannya dengan doa sederhana. “Semoga usaha mereka laris manis dan maju,” ujarnya.
Meski bersyukur atas kehadiran fasilitas ini, Mahyunadi menyampaikan catatan penting. Menurutnya, program CSR hendaknya tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Ia berharap kontribusi perusahaan sepadan dengan hasil alam yang diambil dari bumi Kutim. “Masyarakat sekitar harus benar-benar merasakan dampak positif dari keberadaan perusahaan,” tegasnya.
Pusat kuliner Titik Kumpul merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Ganda Alam Makmur (GAM) dengan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Idaman. Ada tujuh kios permanen, dua gazebo, dan ruang terbuka untuk bersantai. Fasilitas publik ini dilengkapi dengan toilet untuk pelanggan. (ADV/ProkopimKutim/KP)


