Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menyampaikan harapannya agar hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan DPRD semakin harmonis di periode kedua kepemimpinan Wali Kota Andi Harun. Menurutnya, komunikasi yang intensif menjadi kunci utama dalam menghindari miskomunikasi yang kerap terjadi sebelumnya.
“Kelihatannya untuk periode ini, dia (Andi Harun) lebih meningkatkan komunikasi dengan DPRD lebih intens lagi. Mungkin belakangan ini sering terjadi miskomunikasi antar pemerintah kota dan DPRD,” ujar Samri.
Samri menilai bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif seharusnya bersifat saling melengkapi. Dalam pandangannya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan, tetapi perlu disikapi secara bijak. Ia mengibaratkan hubungan tersebut seperti hubungan suami istri yang kadang mengalami perbedaan pandangan namun tetap harus menjaga keharmonisan.
“Kita seharusnya itu seperti suami istri ya, saling mengingatkan. Bertengkar itu biasa, tapi itu bumbu-bumbu. Supaya kemudian setelah pertengkaran jadi harmonis kembali,” tambahnya.
Lebih lanjut, Samri juga menyoroti pentingnya menatap ke depan dengan semangat kolaborasi. Menurutnya, kedua belah pihak perlu meninggalkan perbedaan yang pernah terjadi dan memprioritaskan kepentingan masyarakat. “Saat ini yang penting adalah bagaimana kita bisa bersinergi dan berjalan berdampingan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam konteks pembangunan Kota Samarinda, komunikasi yang efektif antara Pemkot dan DPRD sangat dibutuhkan. Samri berharap bahwa dengan pendekatan yang lebih komunikatif, berbagai program pembangunan yang dirancang untuk masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, ia juga menyebut bahwa DPRD siap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan eksekutif yang berpihak pada rakyat. Dengan adanya sinergi yang baik, Samri meyakini Samarinda akan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang. (Adv)


