25.5 C
East Kalimantan
Rabu, 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Relokasi Pasar Subuh Dikecam DPRD Samarinda: “Ini Soal Perut, Bukan Sekadar Pindahan”

SAMARINDA – Rencana relokasi Pasar Subuh ke Pasar Beluluq Lingau, Jalan PM Noor, terus menuai kontroversi. Kali ini kritik keras datang dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pedagang dan pemerintah kota, Kamis (15/5/2025), Aris mempertanyakan keseriusan Pemkot dalam mengawal nasib pedagang terdampak.

“Relokasi bukan cuma soal memindahkan lapak. Ini soal ekonomi keluarga, soal perut,” tegas Aris dalam forum.

Ia menyayangkan tidak adanya pemaparan detail dari pemerintah mengenai kesiapan infrastruktur dan jaminan keberlangsungan transaksi di pasar baru.

Sementara itu, Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas, menegaskan bahwa relokasi tetap dilanjutkan karena lokasi Pasar Subuh lama telah resmi dibubarkan.

Namun, Aris menilai pernyataan itu belum menjawab keluhan utama pedagang: bagaimana kondisi di lokasi baru? Apakah akan menguntungkan?

“Kalau pedagang dipindah tapi pembeli tidak datang, untuk apa pasar itu dibangun?” tanya Aris retoris.

Menurutnya, pasar bukan sekadar bangunan, melainkan ekosistem yang harus tumbuh bersama: ada akses, ada kenyamanan, ada aktivitas ekonomi yang hidup.

Ia mendesak Pemkot segera memperbaiki kekurangan yang ada di Pasar Beluluq Lingau sebelum mewajibkan seluruh pedagang pindah.

“Jangan sampai relokasi ini jadi bentuk pemaksaan birokratis yang menyingkirkan masyarakat kecil,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru