22.5 C
East Kalimantan
Sabtu, 6 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rektor STAIS Kutim Ingatkan Mahasiswa KKL untuk Berinovasi dan Jadi Agen Perubahan

SANGATTA – Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) Kabupaten Kutai Timur Satriah memberikan pesan penting kepada 145 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang akan mengabdi di Kecamatan Muara Wahau dan Kombeng. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat adalah cermin yang memantulkan wajah lembaga sehingga harus menjaga sikap, komunikasi, dan profesionalitas.

Satriah mengingatkan bahwa mahasiswa bukan hanya sekadar tamu, tetapi agen perubahan yang membawa gagasan, program, dan semangat baru. Karena itu, mahasiswa STAIS harus cepat beradaptasi serta membangun kerja sama tim di lokasi KKL.

“Sekecil apa pun inovasi yang Anda lakukan, yakinlah itu seperti titik cahaya yang dapat menerangi ruang pengabdian untuk pembangunan,” kata dia memberikan motivasi saat acara pelepasan mahasiswa KKL beberapa waktu lalu.

Saat KKL, kata dia, berarti mahasiswa berada dalam masa perantauan sehingga kekompakan harus terus dijaga. Permasalahan internal yang muncul seharusnya bisa diselesaikan secara musyawarah, namun jika diperlukan barulah melibatkan dosen pembimbing lapangan. Tidak kalah penting hal lainnya adalah menjaga kesehatan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama mahasiswa selama bertugas.

Pelepasan mahasiswa STAIS Kutim ini dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum (Admum) Seskab Kutim Sudirman Latif disaksikan jajaran pimpinan kampus, panitia, dan dosen pembimbing lapangan. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa harus mampu memberi warna positif bagi desa-desa yang menjadi lokasi penempatan.

Mahasiswa KKL juga diminta untuk menjaga kesehatan, etika, serta mampu membawa nama baik kampus. “Berangkat dalam keadaan sehat, pulang harus lebih sehat dan membawa manfaat,” ujarnya.

Para mahasiswa peserta KKL akan disebar di 5 desa di Kecamatan Muara Wahau dan 6 desa di Kecamatan Kombeng, membawa misi pengabdian sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mereka diberangkatkan menggunakan tiga bus, dua truk, serta beberapa kendaraan tambahan untuk mengangkut perlengkapan selama masa pengabdian 45 hari, mulai 10 November hingga 23 Desember 2025. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru