19.2 C
East Kalimantan
Minggu, 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PRO PADA RUTILAHU Ditargetkan Dapat Mendorong Percepatan Penanganan Kemiskinan

SANGATTA – Pemerintah Kutai Timur meluncurkan Program Terpadu Pembangunan dan Peningkatan Rumah Tidak Layak Huni (PRO PADA RUTILAHU) sebagai bagian dari 50 program unggulan Kutai Timur Hebat. Program ini menjadi ikhtiar pemerintah menjawab ketimpangan dan merupakan investasi jangka panjang untuk pemerataan Pembangunan.

“Pelaksanaan PRO PADA RUTILAHU diharapkan dapat mendorong percepatan penanganan kemiskinan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kutai Timur,” kata Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kutim Mohammad Noor mewakili Kepala Dinas Ahmad Iip Makrup.

Pria yang akrab disapa Haji Ahmad ini mengatakan PRO PADA RUTILAHU digerakkan dengan pendekatan terpadu dan kolaboratif. Dari pemerintah desa, kecamatan, hingga ke kelompok kerja perumahan dan kawasan permukiman (Pokja PKP), seluruh pemangku kepentingan dilibatkan. Pendataan dilakukan hingga ke tingkat RT untuk memastikan program ini menjangkau warga yang memang membutuhkan.

“Sejak diluncurkan, program ini sudah memberikan solusi pendataan yang komprehensif. Ini bukan hanya soal membangun rumah baru, tapi memastikan bahwa pembangunan berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata,” kata dia.

Selaras dengan Renstra perubahan 2021-2026, PRO PADA RUTILAHU menempatkan diri sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka menengah Kutim. Ia tak hanya mendukung program kabupaten tetapi juga relevan dengan agenda pembangunan nasional.

“Program ini menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan terutama mereka yang tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan huni,” ucapnya.

Dengan keterlibatan lintas sektor dan semangat keberlanjutan, program yang menargetkan pembangunan 1.000 rumah layak huni ini bukan sekadar proyek satu-dua tahun. Ini adalah upaya berkelanjutan dalam menata ruang hidup warga miskin yang selama ini terpinggirkan dalam pembangunan. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru