26.2 C
East Kalimantan
Rabu, 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perempuan dalam Dunia Kerja dan Industri: Karsa Wanita Wujudkan Arsa

Sebuah opini oleh: Andi Jihan Al Zahira

Wanita adalah salah satu sosok yang memiliki peran yang sangat penting di dunia ini. Seringkali wanita hanya dipandang sebelah mata sebagai sosok yang tidak bisa apa-apa. Banyak sekali perlakuan tidak adil yang dihadapi oleh wanita, mulai dari patriarki yang membuat wanita sering kali ditindas, tidak dapat pendidikan memadai, diperlakukan tidak adil dengan tidak memperbolehkan wanita untuk berkarier, dan hanya menjadi ibu rumah tangga yang diperlakukan layaknya seorang pembantu gratis. Namun, wanita bisa dengan berani melawan semua perlakuan tidak adil dan merugikan itu.

Wanita dimaknai sebagai simbol perjuangan dan kekuatan (Karsa) . Wanita dengan kuatnya berjuang mengambil haknya untuk meraih cita-cita yang diimpikannya. Berbeda dengan zaman dahulu, wanita hampir tidak memiliki hak untuk memilih jalan hidup sendiri. Baik dalam mengenyam pendidikan, memilih pasangan apalagi menentukan arah hidupnya. Perjodohan seakan hal yang biasa, menikah pada usia dini menjadi hal yang umum. Akhirnya wanita hanya berakhir di dapur, sumur dan kasur, sebatas melayani kebutuhan makan, minum dan kebutuhan biologis suami.

Padahal seharusnya wanita memiliki hak untuk memilih, terutama untuk memilih pasangan hidupnya. Wanita juga memiliki hak untuk menjunjung pendidikan setinggi-tingginya. Menikah dan melahirkan juga merupakan pilihan seorang wanita. Hendaknya wanita tidak dituntut, dibedakan dengan pria, dan tidak diperlakukan semena-mena. Wanita juga tidak boleh dicap lemah dan tidak berdaya. Perlu adanya kesadaran akan kesetaraan gender. Karena pada dasarnya, pria maupun wanita itu setara.

Wanita tentunya memiliki mimpi dan cita-cita yang ingin mereka capai. Dengan adanya ketidaksetaraan akan menghalangi wanita untuk menggapai apa yang sudah diimpikannya. Wanita perlu pendidikan yang tinggi dan menjalani pekerjaan yang mereka inginkan tanpa didiskriminasi dan dibeda-bedakan. Dengan berpendidikan tinggi, mereka akan melahirkan generasi yang berintelektual.

Zaman yang serba modern dan canggih ini, setiap orang diberi kemudahan dalam mengakses informasi dan pendidikan yang nantinya akan membuka pemikiran mereka akan luasnya dunia dan beragam pemikiran yang modern. Namun sayangnya, masih saja ada orang yang memilih untuk menutup mata dan pikiran dan memilih untuk tetap berada dalam pemikiran kuno mereka.

Beberapa pemikiran kuno itu menghancurkan cita-cita dan masa depan para wanita. Banyak sekali wanita yang berada dalam keputusasaan. Terutama bagi wanita yang berkarier dalam bidang pertambangan yang selalu dianggap tidak lumrah. Pandangan masyarakat terhadap wanita pertambangan tidak selalu baik, karena pekerjaan mereka didominasi oleh para kaum pria.

Para wanita yang bekerja di bidang pertambangan juga kerap mengalami tindakan asusila di lingkungan kerja. Mereka dijadikan bahan candaan oleh oknum-oknum yang merasa tidak bersalah. Terutama bagi wanita yang bekerja di bagian operator.

Wanita akan dianggap remeh oleh orang-orang di sekitar karena melakukan pekerjaan yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh pria. Orang-orang di sekitar pasti akan selalu berkata kalau wanita harusnya tidak bekerja di sektor pertambangan, dan wanita harusnya di rumah saja mengurus rumah, suami, dan anak atau bekerja sesuai dengan gendernya.

Wanita bukanlah sosok yang lemah, dibuktikan dengan bagaimana mereka juga bisa bekerja di mana saja. Bekerja di tempat yang didominasi oleh kaum pria bukan menjadi suatu masalah. Karena wanita berhak untuk memillih pekerjaan yang diinginkan. Sebagai masyarakat harusnya mendukung dan tidak mendiskriminasi pilihan yang dipilih oleh wanita.

Dengan berbagai rintangan yang dihadapi, itu semua tidak akan mematahkan semangat dan tangguhnya para wanita. Walau harus mengalami pahitnya perlakuan tidak layak dan harus menjalankan beberapa peran sekaligus, para wanita tangguh ini tetap berjuang dengan karier yang mereka jalani. Masih banyak sekali wanita yang bekerja di sektor pertambangan yang membuktikan bahwa mereka layak bekerja dan bahkan lebih baik.

“Untuk seseorang yang berkeluarga, rasanya membagi waktu kadang ada masanya susah, ada masanya tidak. Kalau diawal-awal sih apalagi setelah melahirkan rasanya susah sekali, kurang tidur lah, anaknya rewel lah, sampai pengen berhenti. Tapi lama kelamaan sudah terbiasa” jelas Hasni Hastuti yang telah menghabiskan 19 tahunnya untuk berkarier sebagai operator pertambangan.

Walau harus berkarier di pekerjaan yang sulit dan berat, mereka juga bisa mengurus keluarga seperti apa yang seharusnya diperankan sebagai seorang istri dan ibu. Mengurus keluarga sambil berkarier bukanlah hal yang mudah. Namun, wanita yang selalu dianggap lemah itu bisa berdiri dengan kedua kakinya dan dengan tegar menghadapi semuanya.

Pada akhirnya, berkat kegigihan dan semangat para wanita. Sekarang sudah banyak sekali wanita tangguh yang bekerja di sektor pertambangan. Perlahan, diskriminasi terhadap wanita pekerja tambang pun semakin berkurang. Merekalah yang menghancurkan ketidaksetaraan gender, terutama dalam pekerjaan.

Terlihat pada data di tahun 2020, KPC telah berhasil mempekerjakan sebanyak 128 perempuan untuk menjadi operator dump truck heavy duty yang berasal dari berbagai latar belakang baik pendidikan, suku, maupun agama dengan tingkat usia yang sangat beragam. Bahkan, tercatat sebanyak 90% operator perempuan di KPC telah bekerja menjadi operator lebih dari 10 tahun, bahkan di antara mereka ada yang masa kerjanya di atas 25 tahun.

Wanita akan selalu menemukan kebahagiaan dari perjuangan yang selama ini mereka perjuangkan. Walau harus melakukan pekerjaan yang sulit dan berat sekalipun, wanita akan selalu berjuang demi mewujudkan kebahagiaan (Arsa) mereka. Kebahagiaan setiap wanita berbeda-beda, beberapa wanita menemukan kebahagiaan dengan mencurahkan kekuatan perjuangan mereka selama ini.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru