Kutai Timur – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, H. Akhmad Sulaeman, menegaskan bahwa pemerataan anggaran pendidikan harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kutim. Hal itu disampaikannya dalam podcast Pemuda Kutim Hebat yang tayang pada 3 Mei 2025.
Menurutnya, ketimpangan anggaran pendidikan menjadi penyebab utama ketidakseimbangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pelosok.
“Selama ini, prestasi pendidikan lebih banyak datang dari daerah perkotaan, sementara kecamatan dan desa terpencil belum menunjukkan kemajuan signifikan. Ini membuktikan bahwa infrastruktur dan layanan pendidikan belum merata di Kutim,” ungkap H. Akhmad Sulaeman.
Ia menilai bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas seharusnya menjadi hak semua anak di Kutim, tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar Pemkab Kutim memberi perhatian khusus pada pemerataan anggaran, sehingga seluruh wilayah dapat menikmati manfaat pembangunan sektor pendidikan secara adil dan merata.
“Semoga Program Pendidikan yang diusung Pak Bupati Ardiansyah Sulaiman, yang termasuk dalam 50 Program Unggulan Army, benar-benar menjadi solusi untuk pemerataan pendidikan di Kutim,” ujarnya.
Pihaknya juga menegaskan komitmen Fraksi Partai Demokrat untuk mengawal pelaksanaan program tersebut hingga terealisasi dengan baik di lapangan.


