19.5 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pabrik Minyak Makan Merah di Kembang Janggut Mulai Dibangun

Kukar – Pembangunan pabrik minyak makan merah di Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), telah dimulai pada 2025. Proyek strategis ini akan memanfaatkan potensi besar perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut, untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kukar, Sayid Fathullah menjelaskan, pembangunan pabrik ini akan dilakukan secara bertahap. Sama seperti pembangunan pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak yang membutuhkan waktu enam tahun untuk selesai, pabrik minyak makan merah diperkirakan baru akan rampung dalam kurun waktu 4-5 tahun.

“Untuk (pabrik) rumput laut saja, waktunya sampai 6 tahun baru selesai. Jadi, setiap pabrik membutuhkan kurun waktu sekitar 4-5 tahun untuk bisa rampung,” kata Sayid Fathullah.

Minyak makan merah, yang juga dikenal dengan nama refined palm oil, merupakan produk hasil penyulingan minyak sawit mentah (crude palm oil atau CPO) yang tidak dilanjutkan pada proses pengolahan lebih lanjut. Dalam hal ini, bahan baku yang akan digunakan berasal dari kepala sawit yang dikelola oleh masyarakat setempat, bukan perusahaan besar yang sudah memiliki segmen pasar sendiri.

Disperindag Kukar juga berencana untuk memfasilitasi pembentukan koperasi yang mengelola kelapa sawit, sehingga masyarakat bisa bekerja sama dengan pabrik minyak makan merah dan memperoleh harga yang lebih layak. Ini merupakan langkah penting menuju kemandirian pangan bagi masyarakat Kukar.

“Kami sudah mengarah pada kemandirian pangan, khususnya untuk minyak goreng dan minyak makan merah. Itu sudah kita rintis,” ungkap Fathullah. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru