19.5 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Masdari Kidang Soroti Kebutuhan Anggaran Besar untuk Jembatan dan Jalan Penghubung di Kutim

Kutai Timur, Kaltimpop.com — Anggota DPRD Kutai Timur, Masdari Kidang, menyoroti kebutuhan anggaran infrastruktur yang dinilainya cukup besar, terutama untuk pembangunan jembatan dan akses jalan penghubung di beberapa titik strategis. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus benar-benar memprioritaskan proyek yang memberikan dampak langsung bagi mobilitas masyarakat.

Masdari menjelaskan bahwa salah satu proyek yang memerlukan perhatian serius adalah pembangunan jembatan yang nilainya tidak kecil. “Jembatan itu saja tidak kurang dari 60 miliar. Kalau setahu saya, jalan yang di 10 November dengan M. Yusuf itu, itu 10-an,” ungkapnya. Menurut dia, besarnya kebutuhan anggaran tersebut tak bisa dihindari karena infrastruktur dasar memegang peranan penting dalam mendukung perkembangan wilayah.

Selain jembatan, Masdari juga menekankan pentingnya pembangunan akses jalan yang menghubungkan kawasan 110 hingga ke Tepian Madani. Ruas jalan ini disebutnya sangat vital bagi aktivitas masyarakat setempat, terutama untuk distribusi hasil pertanian dan perhubungan antar-kampung. “Sama jalan penghubung 110 ke Tepian Madani, karena 10 kilo kan, kurang lebih juga 10 miliar,” tambahnya.

Ia menilai, jika kedua proyek tersebut dikerjakan secara konsisten dan tuntas, maka manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga di sekitar Kecamatan Bengalon dan sekitarnya. Infrastruktur yang memadai bukan hanya soal memperpendek jarak tempuh, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Masdari mengingatkan bahwa pemerintah daerah perlu memastikan perencanaan yang matang agar pelaksanaan pembangunan tidak terhambat di tengah jalan akibat kekurangan anggaran atau persoalan teknis.

Menurut dia, transparansi perencanaan anggaran juga penting agar masyarakat mengetahui arah pembangunan di daerahnya. Dengan begitu, dukungan publik terhadap pembangunan bisa semakin kuat karena mereka melihat manfaat nyata dari setiap rupiah yang dialokasikan.

Masdari berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama memastikan bahwa proyek-proyek strategis ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan kualitas yang memadai agar infrastruktur dapat bertahan lama dan tidak membebani anggaran perbaikan di masa mendatang.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru