20.4 C
East Kalimantan
Kamis, 16 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Khawatir Pengurangan DBH, Anggota DPRD Komisi B Dorong Ekonomi Kreatif

Sangatta, Kaltimpop.com – Yusri Yusuf menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi pemerintah daerah dalam mengembangkan perekonomian lokal, terutama menghadapi tantangan fiskal yang mungkin terjadi pada tahun mendatang. Ia mengingatkan bahwa potensi pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar tidak berdampak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.

Yusri menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi daerah tidak akan tercapai jika pemerintah hanya mengandalkan pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH). Ia menilain pemerintah perlu menyiapkan angkah-langkah strategis dan kebijakan inovatif untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di Kutai Timur.

“Harapannya pemerintah punya kreativitas atau punya solusi untuk pengembangan ekonomi kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor-sektor ekonomi seperti pertanian, perikanan, UMKM, dan ekonomi kreatif dapat menjadi alternatif kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, pemerintah harus berani mengambil langkah-langkah baru yang lebih produktif dan berkelanjutan agar tidak terlalu bergantung pada sumber pendapatan dari pusat.

“Tahun depan kita harus punya kreativitas, harus ada solusi konkret untuk mengatasi kekurangan anggaran, kalau betul-betul terjadi pemotongan DBH nanti,” tegasnya.

Anggota DPRD Komisi B itu menilai tantangan ke depan akan semakin berat jika pemerintah tidak menyiapkan strategi ekonomi yang matang. Karena itu, ia berharap agar dalam penyusunan anggaran tahun depan, pemerintah lebih memprioritaskan program-program yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM, kemudahan akses modal, serta dukungan terhadap pelaku UMKM akan menjadi kunci keberhasilan ekonomi Kutai Timur di masa depan.

Yusri optimis bahwa dengan sinergisitas dan kreatifitas dalam bidang ekonomi dan keuangan, Kutai Timur mampu bertahan bahkan tumbuh lebih kuat meskipun menghadapi keterbatasan fiskal. “Kita harus bergerak lebih cepat dan inovatif agar Kutai Timur tetap maju dan mandiri,” pungkasnya.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru