Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama sebelum terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap dioperasikan. Meski proyek ini telah mencapai progres hampir 90 persen, ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan infrastruktur tersebut benar-benar aman bagi masyarakat.
“Kami akan menggelar inspeksi mendadak dalam waktu dekat* untuk memastikan bahwa semua aspek teknis telah terpenuhi,” ujar Deni Hakim Anwar.
Ia menekankan bahwa proyek ini tidak boleh terburu-buru dioperasikan tanpa melalui uji kelayakan yang ketat.
Menurutnya, pengujian infrastruktur harus melibatkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) serta para ahli konstruksi. Langkah ini penting untuk menjamin bahwa terowongan memiliki ketahanan yang memadai, sistem drainase yang baik, serta keamanan struktural yang maksimal.
Deni juga menyoroti bahwa meski proyek ini ditargetkan rampung tahun ini, bukan berarti langsung bisa digunakan oleh masyarakat. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami tidak ingin ada masalah setelah proyek ini dibuka,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa DPRD Samarinda akan terus mengawal proyek ini hingga selesai. “Kami ingin memastikan bahwa proyek ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bukan justru menjadi ancaman karena ada aspek yang belum terpenuhi,” pungkasnya. (Adv)


