MUARA ANCALONG – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur Teguh Budi Santoso mengatakan Koperasi Rukmana Sari bisa jadi teladan bagi desa lain. Koperasi Rukmana Sari bukan hanya simbol, tapi sistem yang berjalan karena kepercayaan dan partisipasi dari anggotanya.
“Rukmana Sari kini menjadi salah satu dari 58 koperasi terbaik di Kutim. Berdasarkan indikator pengelolaan profesional, keterbukaan, dan aktivitas riil yang berdampak langsung kepada anggotanya,” kata Teguh dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Perkebunan Sawit Rukmana Sari.
Menurut Teguh, indikator kehadiran anggota dalam RAT adalah cerminan kepercayaan dan semangat kolektif, dua hal yang menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan koperasi. Meski berlangsung di desa pelosok, acara RAT diikuti oleh 1.149 anggota dari 1.956 total anggota koperasi atau 58,7 persen kehadiran. Ini cukup untuk memenuhi kuorum yang disyaratkan dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga koperasi.
Saat pembukaan acara, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa koperasi seperti Rukmana Sari memainkan peran penting memperkuat ketahanan ekonomi desa terutama di sektor kelapa sawit yang menjadi komoditas utama Kutim. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan melalui pendampingan kelembagaan, pelatihan, akses permodalan, dan penguatan aspek hukum.
“Kita ingin koperasi tidak hanya berhenti pada pengelolaan hasil kebun tapi juga bergerak menuju pengolahan dan pemasaran produk secara mandiri agar nilai tambah tetap berada di tangan petani dan masyarakat lokal,” tegasnya disambut tepuk tangan para anggota koperasi yang menghadiri acara di Alun-alun Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutim.
Ia juga menilai RAT Koperasi Perkebunan Sawit Rukmana Sari lebih dari sekadar kewajiban administratif tahunan tapi sebagai ruang partisipasi warga dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal.
“Selama tiga tahun berturut-turut saya hadir dalam RAT Koperasi Rukmana Sari. Ini bukan sekadar forum laporan, tapi semacam pesta rakyat. Kehadiran anggota yang begitu banyak membuktikan bahwa koperasi ini hidup dan dipercaya,” ucapnya. (ADV/ProkopimKutim/KP)


