27.7 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

FPK Kutim Jembatani Pertemuan Lintas Suku, Jaga Toleransi dan Kebhinekaan

KALIORANG – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kutai Timur menggelar dialog kebangsaan bertema “Merawat Kebhinekaan, Memperkuat Persatuan untuk Kutim” di Kecamatan Kaliorang, Kutim. Ketua FPK Kutim H. Abdul Kader menilai dialog kebangsaan sebagai momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan persaudaraan.

“Kita semua dituntut untuk adaptif di era digital dan globalisasi ini, namun nilai persaudaraan dan kebhinekaan harus tetap kita rawat,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan, FPK bukan sekadar lembaga formal, melainkan ruang perjumpaan dan jembatan harmoni di tengah masyarakat majemuk. Sebab, menurut dia NKRI tidak dibangun oleh satu suku atau agama, tetapi oleh seluruh elemen bangsa dari Sabang sampai Merauke.

Dialog tersebut juga menjadi ajang refleksi bagi masyarakat lokal. Ketua Panitia Albert Andris Njuk, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar di Kaliorang karena sebelumnya sempat muncul benih kesalahpahaman antarsuku di wilayah tersebut.

“Kalau sampai terjadi konflik, biayanya sangat mahal. Karena itu, kami sengaja adakan kegiatan ini agar kita bisa duduk bersama, saling mengenal, dan mempererat persaudaraan,” tuturnya.

Albert menekankan bahwa forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang nyata untuk mempererat hubungan sosial. Datang bukan hanya sekadar hadir, tapi untuk menemukan semangat kebersamaan. “Kutim ini milik kita bersama,” ucapnya.

Acara dialog dibuka Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman. Dua tokoh lintas daerah hadir sebagai narasumber utama, Gergorius H Gewar selaku Pembina Forsolid Nusa Tenggara Timur (NTT) Kutim, serta Asbudi dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kutim. Keduanya menyoroti pentingnya dialog dan saling pengertian dalam memperkuat rasa kebangsaan, terutama di wilayah multikultural seperti Kutim.

Hadir pula dalam forum tersebut perwakilan Badan Kesbangpol Kutim Hapiah, Camat Kaliorang Rusnomo, Camat Kaubun Saprani, Ketua FPK Kutim H Abdul Kader, unsur Forkopimcam, kepala desa dari dua kecamatan, perwakilan perusahaan, serta berbagai paguyuban yang mewakili keberagaman etnis di Kaliorang dan Kaubun. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru