27.7 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Edukasi Keliling, Kapolres Kutim Ajak Masyarakat Turut Menjaga Keamanan

SANGATTA – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menjelaskan kegiatan menyapa warga melalui sambang dan penyuluhan keliling (penling) merupakan bagian dari strategi Polres Kutim untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Pihaknya ingin Polri tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat bisa bersama-sama menjaga keamanan, menghindari bahaya narkoba, perjudian, maupun premanisme,” kata dia.

Dia menambahkan, “Jangan biarkan narkoba merusak keluarga kita. Awasi anak-anak, perhatikan lingkungan, dan jangan ragu melapor jika melihat hal-hal mencurigakan,” ujarnya.

Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), Polres Kutai Timur mengutus tiga anggotanya untuk melakukan kegiatan tersebut. Tiga polisi muda itu adalah Bripda Yoel Bandhaso, Bripda Lundu Manalu, dan Bripda Weigel Romon.

Ketiganya berkeliling di tengah aktivitas padat di berbagai pusat keramaian Sangatta. Mereka terlihat berinteraksi langsung dengan warga di Simpang Empat Patung Singa, Pasar Induk Sangatta, serta sepanjang Jalan Hidayatullah dan Soekarno Hatta. Dengan senyum ramah, mereka mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba, judi online, dan premanisme.

“Kami berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak buruk narkoba dan judi online, terutama bagi generasi muda,” ujar Bripda Yoel di sela-sela kegiatan beberapa waktu lalu.

Keselamatan lalu lintas juga menjadi fokus utama dalam kegiatan penling ini. Mengingat tingginya angka kecelakaan di Kutim, polisi tak henti-hentinya mengimbau pengendara untuk lebih tertib dan berhati-hati di jalan raya.

Tak hanya itu, ketiga polisi muda ini juga mengingatkan para pedagang pasar untuk selalu berhati-hati sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja. Pengecekan instalasi listrik dan kompor gas menjadi perhatian utama guna mencegah potensi kebakaran.

“Hal-hal kecil seperti ini seringkali terlupakan, padahal dampaknya bisa sangat besar. Kami berharap masyarakat lebih peduli dan waspada,” tambah Bripda Lundu. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru