19.2 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Durry Hanan Raih Lulusan Terbaik STPN, Simbol Keberhasilan Program Tugas Belajar Kutim

YOGYAKARTA – Salah satu taruni asal Kutai Timur bernama Durry Hanan mencatat prestasi membanggakan sebagai lulusan terbaik jalur kerja sama program D1 Pengukuran dan Pemetaan Kadasteral, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta. Prestasi ini bukan hanya membanggakan keluarganya, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan investasi pendidikan jangka panjang yang telah dilakukan Pemkab Kutim dalam menyiapkan SDM unggul.

Durry Hanan yang berasal dari Kecamatan Sangatta Utara, Kutim,  itu diwisuda bersama 12 taruna lainnya dari Kutai Timur. Upacara wisuda yang dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Wakil Menteri Ossy Dermawan itu menjadi momentum penting bagi Kutim dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, akurat, dan berpihak pada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt} Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Seskab Kutim Trisno mengatakan keberhasilan ini bukan hanya menandai capaian akademik, melainkan juga mengukuhkan komitmen Pemkab Kutim dalam membangun sumber daya manusia yang mumpuni.

“Diharapkan lulusan STPN nantinya dapat mengabdi dan berkontribusi positif terhadap upaya pemerintah daerah dalam menata administrasi pertanahan, dan menjadi daya dukung suksesi 50 program Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur,” ujarnya.

Bagi Kutim, lulusan STPN memegang peran strategis. Kabupaten dengan wilayah luas dan kompleksitas persoalan agraria membutuhkan tenaga pemetaan dan pengukuran kadasteral yang andal. Mereka diharapkan mampu menjadi daya dukung program prioritas daerah, mulai dari 1 KK 1 Sertifikat, Desa Presisi, hingga enklave kawasan hutan.

Program tugas belajar Pemkab Kutim dengan STPN Yogyakarta mulai diwujudkan pada 2015 dan hingga kini telah melahirkan tiga angkatan lulusan. Gagasan ini bermula dari pemikiran Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang saat itu masih duduk sebagai Wakil Bupati mendampingi Bupati Isran Noor. Bersama Rizali Hadi, yang masih menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten, lahirlah ide untuk menyiapkan tenaga profesional pertanahan dari putra-putri daerah.(ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru