19.7 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan, Bahcok Tegaskan Anggaran Harus Jelas dan Tepat Sasaran

Sangatta, Kaltimpop.com – DPRD Kabupaten Kutai Timur, Bahcok menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Pelabuhan Kenyamukan, proyek strategis yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas dan ekonomi wilayah pesisir. Politisi Demokrat itu menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan harus dipacu dengan perencanaan yang matang serta pengelolaan anggaran yang transparan karena anggaran yang diusulkan oleh Bappeda mencapai Rp200 miliar.

Dalam rapat kerja bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Bahcok meminta kejelasan terkait kebutuhan dana yang diperlukan untuk menuntaskan proyek tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Bappeda memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp200 miliar. “Tadi saya sudah tanyakan, berapa dana yang dibutuhkan agar pelabuhan ini segera tuntas. Mereka menyampaikan kebutuhan kurang lebih Rp200 miliar,” ujarnya.

Menurut Bahcok, Dishub Kutim juga telah menyiapkan perencanaan anggaran pada tahun 2026 sebesar Rp64 miliar sebagai bagian dari tahapan pembangunan lanjutan. Ia menjelaskan bahwa pembahasan lebih detail akan dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menentukan apakah proyek strategis ini akan dilaksanakan melalui skema multiyears atau sistem reguler.

Bahcok menegaskan, pembangunan infrastruktur besar seperti Pelabuhan Kenyamukan membutuhkan kejelasan perencanaan serta pengawasan anggaran yang ketat. Hal ini untuk memastikan tidak ada penyimpangan yang dapat menghambat penyelesaian proyek. “Kita minta paparan rinci dari Bappeda dan Dishub terkait kebutuhan Rp200 miliar itu. Perencanaan harus jelas supaya pembangunan tidak mandek,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa DPRD Kutim akan terus mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat pesisir Kutai Timur. Dengan optimalnya pelabuhan tersebut, ia meyakini konektivitas barang dan komoditas daerah akan semakin terbuka dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru