27.1 C
East Kalimantan
Minggu, 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dandim 0909/KTM: Seluruh Program TMMD ke-125 Tuntang 100 Persen

TELUK PANDAN – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0909/KTM Letkol. Arh Ragil Setyo Yulianto yang juga selaku Komandan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 melaporkan keberhasilan pelaksanaan program mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kehidupan warga Kutai Timur.

“Seluruh program TMMD di Desa Suka Rahmat dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target baik sasaran pokok, tambahan, maupun kegiatan non fisik. Semuanya tuntas seratus persen,” katanya.

Menurut Ragil, TMMD ke-125 memang dipusatkan di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kutim. Program ini melibatkan sebanyak 150 personel yang berasal dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Anggaran kegiatan didukung oleh Penanggung Jawab Operasi (PJO) TMMD ke-125 dan Pemerintah Kabupaten Kutim.

Ia menjelaskan, sasaran fisik utama meliputi pengerasan badan jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 6 meter dan tebal 30 sentimeter. Lalu ada pula pembangunan jembatan kayu berukuran 16 x 4 meter di RT 08 Desa Suka Rahmat. “Alhamdulillah semua sasaran fisik pokok selesai dengan baik dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Ragil.

Selain itu, terdapat sejumlah sasaran tambahan yang juga berhasil dituntaskan seperti pembangunan lima titik sumur bor, rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) berikut MCK, penanaman 250 pohon, ketahanan pangan seluas 2 hektare, percepatan penurunan stunting, serta pembersihan lingkungan lokasi TMMD.

“Semua sasaran tambahan ini kami kerjakan bersama-sama dengan masyarakat setempat. Hasilnya bisa langsung dirasakan oleh warga, khususnya terkait air bersih, rumah layak huni, hingga ketahanan pangan,” ucapnya.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI yang pada tahun ini telah selesai melaksanakan program TMMD.

“TMMD tahun ini kebetulan dipusatkan di Desa Suka Rahmat, yang posisinya berada di perbatasan Kutim dan Bontang. Kita ketahui bersama, membangun di wilayah perbatasan itu cukup rumit, apalagi lokasinya dekat dengan objek vital nasional,” kata dia. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru