TELUK PANDAN – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0909/Kutai Timur Letkol. Ragil mengatakan program Manunggal Air Bersih TNI Angkatan Darat di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kutim merupakan instruksi langsung dari Kepala Staf TNI AD dan menyasar wilayah-wilayah yang rentan terhadap kekeringan.
“Wilayah Kabupaten Kutim menjadi salah satu daerah prioritas karena masih menghadapi persoalan akses air bersih. Sumur bor ini dibangun sebagai bentuk nyata dukungan TNI terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya menjelaskan.
Ia melanjutkan, selain mengatasi ketersediaan air, program ini juga dirancang terintegrasi dengan upaya penanggulangan stunting di Kutai Timur. Kolaborasi TNI dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi pendekatan baru dalam memperbaiki kualitas hidup dari hulu.
Akses air bersih yang memadai diyakini menjadi penopang penting bagi peningkatan kualitas gizi ibu hamil dan anak-anak. “Kami juga telah berkoordinasi dengan BKKBN Provinsi. Program air bersih ini sangat berpengaruh dalam menekan angka stunting, dan akan kami sinergikan dengan program penyuluhan serta perbaikan gizi,” ujarnya,
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi program Kodim 0909/KTM. Menurutnya, inisiatif ini juga menjadi langkah konkret dalam menghadapi dua persoalan besar masyarakat yakni krisis air bersih dan tingginya angka stunting.
“Apa yang disampaikan oleh Pak Dandim akan kami tindak lanjuti. Pemerintah daerah bersama Kodim 0909/KTM siap memastikan masyarakat mendapatkan haknya atas akses air bersih,” kata dia.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen lintas sektor, peluncuran sumur bor ini diharapkan menjawab persoalan krisis air dan juga peningkatan kesehatan untuk masa depan warga di pedesaan Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/KP)


