19.7 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Kutim Soroti Tantangan Pembangunan Meski Ekonomi Tumbuh Pesat

Kutai Timur, Kaltimpop.com – Bupati Kutai Timur (Kutim), H. Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa meskipun daerah ini mencatat berbagai capaian pembangunan yang menggembirakan, sejumlah tantangan mendasar masih perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan Ardiansyah dalam pidato resminya pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kutim.

Dalam awal pidatonya, Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintahan periode sebelumnya yang berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan positif. Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi kelanjutan pembangunan Kutai Timur.

“Kita patut memberikan apresiasi kepada periode pemerintahan sebelumnya yang mampu mencetak pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 sebesar 9,82 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03 persen dan Kalimantan Timur sebesar 6,17 persen,” ungkap Ardiansyah.

Selain pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kutai Timur juga menunjukkan peningkatan signifikan, naik menjadi 75,90. Tidak hanya itu, tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan dari 9,06 persen pada tahun 2023 menjadi 8,81 persen pada 2024. Capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif pada sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.

Namun demikian, Ardiansyah menegaskan bahwa Kutim masih memiliki pekerjaan rumah yang tidak ringan, terutama terkait pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Menurutnya, konektivitas antarwilayah hingga kini masih menjadi tantangan besar, sebab sejumlah ruas jalan kabupaten masih berada dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan cepat.

“Konektivitas antarwilayah masih menjadi tantangan, karena masih ada jaringan jalan dalam kondisi rusak. Selain itu, penataan permukiman juga belum optimal, terutama pada jalan lingkungan dan sistem drainase di kawasan perkotaan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas permukiman untuk mengurangi potensi banjir, genangan, serta mengoptimalkan mobilitas masyarakat. Penataan lingkungan yang lebih baik, kata Bupati, harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ardiansyah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kutai Timur tidak dapat dicapai oleh pemerintah daerah semata. Sinergi antara seluruh pemangku kepentingan—baik eksekutif, legislatif, dunia usaha, maupun masyarakat—menjadi kunci tercapainya pemerataan pembangunan yang adil dan inklusif.

“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah, DPRD, dan masyarakat perlu berkolaborasi agar Kutai Timur terus berkembang dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” tegasnya.

Dengan semangat HUT ke-26 ini, Bupati berharap Kutai Timur dapat semakin maju, tangguh, dan mandiri dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru