SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bertekad mewujudkan visi “Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing” dengan fokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pemkab akan memperluas layanan akses air bersih ke seluruh desa, sekaligus melanjutkan program Solar Cell Komunal dan energi terbarukan.
“Saya meminta agar PDAM bisa hadir di semua desa di Kutai Timur untuk pemenuhan air bersih bagi masyarakat,” kata Ardiansyah saat membacakan pidato di Paripurna DPRD beberapa pekan lalu.
Permintaan ini mendukung komitmen Pemkab untuk pengamanan sumber-sumber air baku, pemanfaatan embung atau kolam eks galian tambang, serta pemberdayaan Masyarakat.
Ardiansyah juga memberikan kabar gembira mengenai percepatan pembangunan infrastruktur listrik. Ia memastikan bahwa sebanyak 13 desa di wilayah Kutim akan segera teraliri listrik dalam tahun ini.
Penegasan ini disampaikan menyusul suksesnya peresmian listrik di Desa Manubar, Kecamatan Sandaran. Keberlanjutan program elektrifikasi ini, menurut Bupati, merupakan bukti nyata bahwa 50 program unggulan daerah tetap berjalan, meskipun Pemkab menghadapi tantangan besar.
“Walaupun kami menghadapi pemangkasan APBD akibat dipotongnya Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Pemerintah Pusat, 50 program prioritas kami tegaskan tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemkab akan terus menekan belanja yang tidak efisien dan memaksimalkan sumber pembiayaan lain seperti APBN dan CSR, untuk memastikan program vital ini tetap terlaksana.
Rencana pengaliran listrik ke 13 desa ini telah dimatangkan melalui koordinasi intensif dengan pihak terkait, yaitu UP3K Bontang dan UP2K Kaltim.
Program ini merupakan bagian dari upaya besar Pemkab untuk meningkatkan cakupan elektrifikasi yang saat ini diklaim mencapai 82 persen secara keseluruhan di Kutim.
Komitmen ini sejalan dengan janji Bupati yang disampaikan dalam pidato Paripurna HUT ke-26 Kutim, yakni melanjutkan pembangunan Solar Cell Komunal dan energi terbarukan di desa-desa terpencil. (ADV/ProkopimKutim/KP)


