Kukar – Kabar baik bagi pengguna jalan alternatif Jongkang menuju Samarinda. Dalam waktu dekat, jalur yang menghubungkan Desa Jongkang di Kecamatan Loa Kulu hingga ke perbatasan Kota Samarinda akan dilengkapi dengan lampu penerangan jalan umum (LPJU), menjawab keluhan warga soal kondisi jalan yang gelap saat malam hari.
Ruas ini kerap menjadi pilihan warga sebagai jalur alternatif selain jalan poros Tenggarong Seberang-Samarinda. Terlebih, jalur Jongkang memiliki badan jalan yang sebagian besar sudah dibeton dan tembus langsung ke kawasan Karang Paci, pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur.
Menindaklanjuti pentingnya jalur tersebut, Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara (Dishub Kukar) telah mengalokasikan anggaran untuk pemasangan LPJU pada tahun anggaran 2025. Proyek ini saat ini masih berada di tahap lelang pengawasan, menyusul rampungnya perencanaan teknis.
“InsyaAllah di akhir Mei sudah kita mulai (pekerjaan fisik),” ujar Junaidi.
LPJU yang akan digunakan merupakan tipe konvensional bertenaga listrik. Pemilihan ini didasarkan pada efisiensi anggaran. Menurut Junaidi, harga satu unit LPJU konvensional berkisar Rp 8-9 juta, jauh lebih murah dibandingkan dengan sistem tenaga surya yang bisa mencapai Rp 40-50 juta per unit.
“Nilai anggaranya sekitar Rp 2 miliar, khusus Jongkang,” pungkasnya. (ADV)


