19.7 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Akhmad Sulaeman Tinjau Akses Terputus Saat Reses, Akui Peran Perusahaan Bantu Penanganan Awal

Kutai Timur, Kaltimpop.com – Anggota DPRD Kutai Timur dari Daerah Pemilihan V, Akhmad Sulaeman, melakukan peninjauan langsung terhadap salah satu titik akses warga yang mengalami putus total pada saat agenda reses di wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan setelah sejumlah laporan masyarakat masuk mengenai kondisi jalan yang tak lagi bisa dilalui, dan berdampak pada aktivitas harian seperti distribusi hasil kebun, perjalanan sekolah, hingga akses layanan kesehatan.

Sulaeman menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi bukan sekadar agenda rutin yang dijadwalkan setiap masa reses, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan setiap laporan warga benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menegaskan pentingnya verifikasi langsung agar kebijakan yang dibawa ke pemerintah daerah tidak hanya berbasis laporan, tetapi berdasarkan kondisi riil yang dialami masyarakat. “Makanya saya harus ke sana karena saya tahu betul di sana yang terputus,” ungkapnya saat ditemui usai meninjau area tersebut.

Menurutnya, akses yang terputus ini memiliki dampak sosial ekonomi yang cukup besar. Warga yang sebelumnya dapat bergerak bebas kini harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan tidak selalu aman. Selain itu, aktivitas transportasi barang menjadi terganggu, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan pendapatan pada hasil bumi. Kondisi ini, kata Sulaeman, tidak boleh dibiarkan berlarut dan harus segera ditangani oleh pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait.

Di tengah situasi yang memprihatinkan tersebut, Sulaeman menyampaikan bahwa masih ada sedikit titik terang. Ia mengakui adanya bantuan dari salah satu perusahaan yang beroperasi di dekat wilayah tersebut. Menurutnya, perusahaan tersebut berperan cukup baik dalam membantu penanganan awal di lokasi seperti membuka jalur sementara dan menyiapkan alat berat yang dapat digunakan warga untuk mobilitas terbatas. “Cuma ada satu yang buat saya sedikit lega karena peran perusahaannya yang bagus,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus ditingkatkan, terutama ketika situasi darurat terjadi di wilayah operasional perusahaan. Menurutnya, keberadaan perusahaan di daerah harus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dalam bentuk CSR formal, tetapi juga dalam respon cepat terhadap persoalan nyata yang muncul di lapangan.

Dalam rangkaian reses ini, Sulaeman juga menerima sejumlah aspirasi tambahan, mulai dari perbaikan jembatan kecil, peningkatan kualitas jalan lingkungan, hingga penyediaan fasilitas air bersih. Ia menegaskan bahwa seluruh catatan tersebut akan dibawa ke DPRD untuk dibahas dalam rapat bersama pemerintah daerah agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan Kutai Timur.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru