Kukar – Kelurahan Maluhu terus memacu semangat warga menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara yang dijadwalkan berlangsung 19 April 2025.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni menggelar sosialisasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar di Balai Pertemuan Umum Maluhu, Rabu (16/4/2025).
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari KPU dan Bawaslu Kukar, serta melibatkan sedikitnya 50 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari forum RT, karang taruna, lembaga adat, LPM, hingga TP PKK kelurahan.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro mengatakan, pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran warga tentang PSU. Ia berharap masyarakat mengetahui bahwa proses pemilihan ulang akan dilaksanakan dan bisa turut aktif berpartisipasi.
“Tujuannya mengenalkan kepada masyarakat bahwa 19 April 2025 ada pemungutan suara ulang,” jelas Joko.
Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Banyak yang melontarkan pertanyaan, terutama soal daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak mengalami perubahan sejak Pilkada terakhir pada 27 November 2024.
Joko menerangkan bahwa warga yang baru genap berusia 17 tahun setelah tanggal tersebut tetap tidak masuk dalam DPT. Hal ini dipengaruhi keterbatasan waktu, anggaran, dan regulasi teknis penyelenggaraan PSU.
“Yang semula belum 17 tahun, namun direntan waktu itu sudah 17 tahun, tapi tetap tidak boleh memilih karena gak masuk DPT. Jadi tetap menggunakan DPT 27 November kemarin,” ujarnya.
Joko berharap peserta yang hadir dapat menyampaikan informasi ini ke lingkungan masing-masing. Ia juga menekankan peran ketua RT dalam menyebarluaskan pesan penting ini demi menjaga tingginya angka partisipasi pemilih di Maluhu.
“Kemarin partisipasi pemilih relatif tinggi sekitar 79 persen, jadi itu harus bisa kita pertahankan,” pungkasnya. (adv)


