25.6 C
East Kalimantan
Selasa, 21 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

SEBUMI STAI Sangatta Gelar Tribute untuk Joko Pinurbo dalam Peringatan Hari Puisi Nasional 2025

Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari Puisi Nasional, Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Budaya Mahasiswa Indonesia (SEBUMI) dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta menggelar parade puisi dan refleksi sastra bertajuk “Selamat Menunaikan Ibadah Puisi” sebagai bentuk penghormatan terhadap mendiang penyair nasional, Joko Pinurbo.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 26 Mei 2025, di Town Hall Desa Swarga Bara, Sangatta Utara, ini berhasil menarik ratusan peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, komunitas seni, pegiat literasi, hingga masyarakat umum. Acara dimulai pukul 16.00 WITA dan berlangsung hingga malam hari dengan berbagai penampilan bernuansa sastra dan budaya.

Tema yang diusung merupakan adaptasi dari salah satu frasa ikonik Joko Pinurbo, yang selama ini dikenal melalui puisi-puisi reflektif dan penuh ironi kemanusiaan. Karya-karya Jokpin menjadi inspirasi utama dalam pembacaan puisi yang dibawakan secara estafet oleh para peserta.

Ketua SEBUMI, Cindy Tri Kusuma Alam, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa dalam menghadirkan puisi sebagai bagian penting dari ruang publik dan kehidupan sehari-hari. “Puisi tidak hanya milik ruang akademik, tapi juga media menyuarakan keresahan, harapan, dan cinta. Kami ingin membudayakan keberanian menulis dan membaca puisi di kalangan anak muda Kutai Timur,” ujarnya.

Acara ini turut diisi dengan sesi refleksi peran puisi dalam pembangunan karakter dan keberadaban, yang menghadirkan perwakilan dari Dewan Kesenian Daerah Kutai Timur, pendiri SEBUMI, serta tokoh-tokoh literasi lokal. Diskusi berlangsung hangat dan menekankan pentingnya sastra sebagai sarana membangun empati dan kesadaran sosial.

Peringatan Hari Puisi Nasional tahun ini juga dirangkaikan dengan peluncuran buku antologi puisi berjudul Asuhan Dewata, karya kolektif dari Forum Penulis Kutai Timur (FPKT). Ketua FPKT, Ani Purwati, menyatakan bahwa buku ini adalah kontribusi nyata komunitas sastra lokal dalam memperkuat ekosistem literasi daerah.

Kegiatan SEBUMI mendapat dukungan dari sejumlah mitra strategis, antara lain Yayasan Swarga Bara (YSB), Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kutai Timur, Forum Literasi Kutim Akar Pakis, Dewan Kesenian Kutai Timur, PWI Kutim, Radio Gema Wana Prima, serta berbagai komunitas seni dan budaya lokal.

Dengan perpaduan antara pembacaan puisi, dialog sastra, musikalisasi puisi, pameran buku, dan pertunjukan tari tradisional, peringatan ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi sastra, tetapi juga menjadi titik temu antara tradisi, ekspresi modern, dan semangat literasi generasi muda.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru