20.1 C
East Kalimantan
Selasa, 21 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sebulu Fokus Benahi Sampah dan Dorong Pertanian Terintegrasi di 2025

Kukar – Langkah serius diambil Kecamatan Sebulu untuk menata dua sektor krusial pada 2025 yakni pengelolaan sampah dan pembangunan infrastruktur pertanian. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin mengatakan, kini tengah memprioritaskan penguatan sistem pengelolaan sampah. Dukungan armada baru pun sudah diterima untuk menunjang operasional di lapangan.

“Saat ini, tersedia dua unit truk, satu unit pickup, dan dua unit kendaraan roda tiga. Namun, satu kendaraan roda tiga mengalami kerusakan, termasuk satu unit bantuan sebelumnya yang juga masih dalam kondisi rusak,” kataEdy belum lama ini.

Selain persoalan sampah, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama. Kecamatan Sebulu mengembangkan kawasan pertanian terintegrasi dengan Muara Kaman sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Salah satu capaian awalnya adalah pembangunan jalan pertanian antar-kecamatan.

Dengan infrastruktur tersebut, mobilitas petani di hampir 600 hektare lahan sawah menjadi lebih mudah. Selain itu, kolaborasi bersama TNI menjadi elemen penting dalam menyukseskan pembangunan jalan tersebut.

“Infrastruktur yang semakin baik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjalankan program prioritas di wilayahnya.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, baik dalam pengelolaan sampah maupun sektor pertanian. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Kecamatan Sebulu dapat terus maju dan berkembang,” ungkapnya.

Pihak kecamatan juga berencana mengajukan tambahan dukungan sarana dan prasarana, agar pelayanan publik semakin maksimal. Di saat yang sama, penguatan sektor pertanian akan dilanjutkan sebagai penopang ekonomi lokal.

“Semangat gotong royong serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan berbagai target pembangunan di tahun 2025,” tandasnya. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru