25.5 C
East Kalimantan
Rabu, 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Samri Shaputra: Doxing Merusak Demokrasi, Kritik Harus Jadi Sarana Perbaikan

Samarinda – Media sosial di Samarinda kembali menjadi medan pertempuran, bukan hanya soal gagasan, tapi juga privasi. Achmad Ridwan, pendiri Selasar.co, baru-baru ini mengalami pengalaman buruk ketika data KTP pribadinya dibocorkan oleh akun tak dikenal.

Insiden itu muncul usai Selasar.co memuat video yang mengkritik aksi doxing terhadap konten kreator Kingtae.life, yang dikenal aktif mengomentari pembangunan kota.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menanggapi kejadian ini dengan nada prihatin. Menurutnya, doxing bukan hanya pelanggaran privasi, tapi juga ancaman bagi ruang kebebasan berekspresi yang selama ini dijaga masyarakat digital.

“Kalau masyarakat takut mengemukakan pendapat karena ancaman doxing, itu sudah berbahaya bagi demokrasi,” kata Samri, Kamis (15/5/2025).

Samri mengakui bahwa anggota DPRD sendiri kerap menjadi sasaran serangan saat menyuarakan kritik, termasuk berupa pembocoran identitas pribadi. Padahal, kritik adalah bagian dari fungsi pengawasan DPRD demi kemajuan bersama.

“Kalau DPRD diam, masyarakat bilang kami tidak bekerja. Tapi saat kami bicara, justru diserang. Kritik itu untuk perbaikan, bukan menjatuhkan,” ujarnya.

Ia mengajak semua pihak untuk menyikapi perbedaan pendapat secara dewasa, sebagai bagian dari demokrasi yang sehat, bukan dengan menyerang balik yang merusak ruang diskusi. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru