20.4 C
East Kalimantan
Kamis, 16 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PUPR Kutim Gunakan Mobil Pelatihan Keliling untuk Latih Pekerja Konstruksi di 18 Kecamatan

KUTAI TIMUR, Kaltimpop.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi lokal. Salah satu langkah strategis adalah penggunaan mobil pelatihan keliling atau Mobile Training Unit (MTU) untuk menjangkau pekerja di 18 kecamatan.

Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pelatihan binaan jasa konstruksi, khususnya Pelatihan Tenaga Kerja Terampil Konstruksi (PKK). Tujuannya adalah agar pekerja di seluruh wilayah Kutim dapat memperoleh keterampilan teknis dan pengetahuan dasar sebelum mengikuti proses sertifikasi tenaga kerja.

“Ini salah satu cara kami menjemput bola. Dengan mobil pelatihan keliling, kami bisa menjangkau pekerja hingga ke kecamatan-kecamatan yang jauh dari pusat kabupaten. Mereka bisa dilatih langsung tanpa harus datang ke Sangatta,” ujar Joni.

Meski saat ini baru memiliki satu unit mobil pelatihan, pihak PUPR memastikan sarana tersebut dapat melayani seluruh wilayah. Mobil tersebut difungsikan sebagai tempat pelatihan lapangan yang dilengkapi peralatan konstruksi dan materi praktik. Pelatihan model konvensional tetap dilakukan di lokasi-lokasi tertentu sebagai pelengkap kegiatan MTU.

Menurut Joni, pelatihan ini menjadi langkah awal sebelum para pekerja mendapatkan sertifikasi resmi sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Sertifikasi menjadi bukti kompetensi dan syarat penting agar tenaga kerja dapat bekerja di proyek konstruksi, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Pelatihan ini juga untuk mempersiapkan mereka sebelum sertifikasi. Kami ingin tenaga kerja lokal di Kutai Timur punya kemampuan teknis yang diakui dan tersertifikasi,” tambahnya.

PUPR Kutim menargetkan ratusan pekerja konstruksi akan mengikuti pelatihan secara bertahap. Kehadiran mobil pelatihan keliling diharapkan dapat memperluas jangkauan pembinaan tenaga kerja sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi daerah.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru