
KUTAI TIMUR, Kaltimpop.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan 50 program prioritas tetap berjalan sesuai target meski anggaran daerah terbatas. Wakil Bupati Mahyunadi menegaskan bahwa program dengan target capaian jelas akan terus diprioritaskan melalui efisiensi dan dukungan bantuan tambahan dari berbagai sektor.
“Program yang ada angka-angkanya masih bisa dikejar melalui bantuan-bantuan lain, baik keuangan maupun dukungan di sektor pertanian dan lahan,” ujar Mahyunadi.
Ia mencontohkan, program pengelolaan sawah dan lahan pertanian seluas 100 ribu hektar bisa dicapai dengan memanfaatkan berbagai bantuan yang tersedia.
Selain itu, sejumlah program masyarakat seperti bantuan RT senilai Rp50 juta per unit dan seragam gratis untuk pelajar juga tetap menjadi prioritas.
“Nanti program RT kita lihat keadaan anggaran. Kalau kuat anggarannya, tetap dijalankan,” lanjut Mahyunadi.
Wakil Bupati menekankan, meskipun anggaran terbatas, pemerintah berupaya tetap efisien. “Efisiensi bukan pemangkasan, tetapi mengefektifkan anggaran agar lebih fokus pada program yang berdampak,” katanya.
Dengan langkah ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat tetap berjalan optimal.
Mahyunadi juga menegaskan bahwa semua program prioritas akan sudah mulai berjalan pada 2027 dan dipastikan tetap aktif hingga 2028. Sementara proyek-proyek besar, seperti pembangunan jalan Sangatta–Rantau Pulung, dilaksanakan secara multi-tahun untuk menghindari proses lelang yang berulang.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap capaian program tetap terukur, sementara penggunaan anggaran tetap sesuai kemampuan daerah. Masyarakat pun dapat menikmati manfaat program secara maksimal tanpa terganggu keterbatasan finansial.(Adv)


