Samarinda – Pasar Segiri, pasar tradisional terbesar di Samarinda, dinilai belum nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.
Anggota Komisi III, Andriansyah, mengatakan pasar ini masih jauh dari kata nyaman, baik dari segi kebersihan, pengelolaan, hingga fasilitas pendukung.
“Pasar Segiri masih butuh pembenahan besar-besaran. Pengunjung belum merasa nyaman, dan pengelolaan juga masih kurang,” ujarnya (17/5/2025).
Ia bahkan membandingkan dengan Pasar Merdeka yang menurutnya sudah lebih tertata dan bersih.
“Kalau dibandingkan, Pasar Merdeka jelas lebih nyaman. Ini harus jadi catatan penting bagi pemerintah,” tambahnya.
Andriansyah mendukung penuh langkah Pemkot Samarinda yang akan merevitalisasi Pasar Segiri demi menciptakan kota yang lebih modern dan ramah untuk semua.
“Kalau bisa, ditata seperti Pasar Merdeka, atau bahkan lebih baik,” katanya.
Namun ia mengingatkan, proses revitalisasi harus melibatkan pedagang dan komunitas pasar. Tujuannya agar perubahan tidak hanya menyentuh fisik bangunan, tapi juga pengelolaan dan distribusi barang di dalam pasar. (adv)


