
Kutai Timur, Kaltimpop.com— Legislator Kutai Timur, Pandi Widiarto, mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persoalan lingkungan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kutim. Ia menilai, banyak kegiatan pembangunan dan industri yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Menurut Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kutim itu, pemerintah tidak boleh abai terhadap persoalan lingkungan karena dampaknya bisa meluas hingga pada aspek kesehatan dan ekonomi warga.
“Kalau memang banyak yang merugikan masyarakat, ya tentu harus ada evaluasi, harus ada kebijakan strategis yang pemerintah ambil,” ujarnya.
Pandi menegaskan bahwa penanganan isu lingkungan tidak boleh berhenti pada level administrasi. Pemerintah harus turun langsung melihat kondisi lapangan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Ia juga meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim lebih aktif dalam memberikan laporan kondisi faktual dan mendorong evaluasi terhadap aktivitas perusahaan yang berpotensi mencemari lingkungan.
“Kita minta bagaimana Dinas Lingkungan Hidup memberikan gambaran kondisi faktual hari ini,” jelasnya.
Pandi berharap evaluasi ini menjadi titik balik bagi pemerintah daerah dalam menegakkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Pihaknya juga menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi, terutama dalam penerapan sanksi bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan pengelolaan lingkungan.
“Kalau memang banyak yang merugikan masyarakat, tentu harus ada kebijakan strategis yang pemerintah ambil,” tegasnya.
Lebih jauh, Pandi berharap pemerintah daerah tidak ragu untuk menindak perusahaan yang abai terhadap kewajiban reklamasi dan tanggung jawab sosial lingkungan (CSR).
Dengan pengawasan yang kuat, kata dia, Kutai Timur bisa tumbuh sebagai daerah yang maju tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistemnya.(Adv)


