Kutai Timur,– Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk infrastruktur dan pendidikan, dalam agenda resesnya. Ia menekankan bahwa setiap usulan masyarakat menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan daerah.
“Tentu yang menjadi permasalahan utama adalah kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pembangunan pendidikan. Itu yang menjadi prioritas kita,” ujar Pandi.
Menurutnya, reses merupakan momen penting bagi para legislator untuk memastikan program aspirasi yang diusulkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya pikir semua usulan masyarakat adalah prioritas, karena sebagai wakil rakyat, reses ini adalah hal utama untuk memastikan program yang diusulkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Keberlanjutan Pembangunan Jalan Ring Road
Salah satu isu yang turut dibahas dalam reses adalah kelanjutan pembangunan jalan ring road di Kutai Timur. Pandi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong proyek ini meskipun saat ini ada kebijakan efisiensi anggaran.
“Ya, itu akan kita dorong. Saat ini memang ada efisiensi anggaran, dan kita akan melihat sejauh mana efisiensi itu mempengaruhi program dan rencana pemerintah,” jelasnya.
Namun, ia optimistis bahwa proyek infrastruktur tidak akan terkena dampak besar dari kebijakan efisiensi tersebut. Ia juga berharap permasalahan penyelesaian lahan yang sebelumnya menjadi kendala dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan fisik bisa berlanjut.
“Saya pikir pembangunan infrastruktur tidak akan terkena efisiensi. Mudah-mudahan, dengan penyelesaian kasus lahan yang telah dilakukan pemerintah, proyek ini bisa segera berlanjut dan progres fisiknya bisa terealisasi,” tutupnya.
Dengan adanya reses ini, diharapkan program pembangunan di Kutai Timur dapat terus berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam sektor infrastruktur dan pendidikan.


