18.7 C
East Kalimantan
Minggu, 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Normalisasi Irigasi Digarap Tahun Ini, Genangan Air di Maluhu Diharapkan Berkurang

Kukar – Genangan air masih menjadi permasalahan di beberapa wilayah Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. Terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dalam waktu lama. Meskipun air cepat surut, kondisi ini tetap berdampak pada permukiman warga.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro menjelaskan, irigasi dan anak sungai di wilayah tersebut selama ini sudah terpelihara dengan baik. Namun, aliran air menuju hilir belum sepenuhnya optimal, sehingga masih terjadi genangan di beberapa titik.

Sebagai langkah penanganan, Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (PU Kukar) telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 800 juta untuk normalisasi irigasi di Kelurahan Maluhu pada tahun 2025.

“Masih adanya genangan air atau banjir itu faktor utamanya memang karena daerah hilir pembuangan air belum selesai 100 persen. Seperti buangan ke Sungai Tenggarong dan buangan air ke arah Stadion Rondong Demang,” ujar Joko, Rabu (12/3/2025).

Genangan air saat ini terjadi di dua lokasi utama. Wilayah dengan aliran hilir ke Sungai Tenggarong berdampak pada beberapa rukun tetangga (RT), yakni RT 9, 10, 11, dan 12. Joko menyebutkan bahwa pada tahun ini telah dialokasikan anggaran untuk perbaikan guna mengatasi permasalahan tersebut.

“Alhamdulillah tahun ini teranggarkan normalisasi parit di (Jalan) Melak I dan Melak II, jika sudah selesai InsyaAllah akan mengurangi dampak banjir,” sambungnya.

Selain itu, RT 1, 2, 3, 4, 5, dan 22 juga terdampak karena sistem pembuangan air menuju drainase di kawasan Stadion Rondong Demang Tenggarong belum rampung sepenuhnya. Untuk anggaran normalisasi di wilayah tersebut juga telah disiapkan oleh PU Kukar.

Joko berharap, seluruh proses perbaikan dapat berjalan lancar agar masyarakat tidak lagi menghadapi permasalahan serupa. Termasuk juga dengan lahan pertanian masyarakat.

“Mudah-mudahan bisa lancar dan berjalan semestinya biar petani kami tidak terganggu lagi dengan air yang menimbulkan tergenangnya lahan persawahan,” tandasnya. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru