Kutai Timur – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memberikan arahan strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang berlangsung pada 3–14 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kesinambungan pembangunan dan memastikan program-program prioritas berjalan sesuai rencana.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Memperkokoh Pondasi Transformasi Pembangunan yang Berkesinambungan dengan Memastikan Kebutuhan Dasar Infrastruktur dan Sarana Prasarana Penunjang Regenerasi Penduduk”. Dalam pidatonya, Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa 50 program unggulan yang telah disusun harus menjadi acuan utama dalam pembangunan lima tahun ke depan.
“Kita harus terus bergerak maju, memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak bagi masyarakat. Infrastruktur dasar harus menjadi prioritas, termasuk akses jalan, listrik, dan air bersih di setiap kecamatan,” ujarnya
Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wadah untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program pemerintah.
“Kami ingin pembangunan di Kutai Timur tidak hanya terfokus di satu wilayah, melainkan merata di seluruh kecamatan. Masih ada daerah yang membutuhkan perhatian lebih, dan ini yang akan kita prioritaskan,” tambahnya.
Selain infrastruktur, Bupati juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Ia berharap program-program yang telah dirancang dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kutai Timur.
Musrenbang kecamatan ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap program pembangunan sebelumnya. Dengan komitmen bersama, diharapkan pembangunan di Kutai Timur dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.


