25.5 C
East Kalimantan
Rabu, 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Longsor Dekat Terowongan Samarinda, DPRD Warning: Jangan Sampai Anggaran Triliunan Mubazir!

Samarinda – Insiden longsor di sekitar inlet Terowongan Samarinda menyulut kekhawatiran soal keamanan infrastruktur megah tersebut. Anggota DPRD Samarinda, Andriansyah, meminta pemerintah kota segera bergerak sebelum kepercayaan publik makin runtuh.

“Ini bukan hanya soal konstruksi yang longsor. Ini soal bagaimana pemerintah menjaga keamanan fasilitas yang sudah menyedot dana besar,” ujar Andriansyah, anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jumat (16/5/2025).

Ia menilai, penanganan pemerintah kerap lambat dan cenderung reaktif.

“Kita selalu bertindak setelah ada korban. Padahal masyarakat butuh jaminan keselamatan sejak awal,” tegas politisi Demokrat itu.

Andriansyah mengingatkan, bila publik kehilangan kepercayaan terhadap keamanan terowongan, anggaran triliunan rupiah yang sudah digelontorkan bisa terbuang sia-sia.

“Kalau warga takut lewat situ, bangunan itu jadi sia-sia. Sekuat apa pun strukturnya, tetap tidak akan dipakai kalau masyarakat tidak yakin,” katanya.

Ia mendorong Pemkot untuk membuka data teknis keamanan secara transparan. Tak cukup hanya pernyataan aman, harus ada bukti di lapangan.

Tak hanya terowongan, Andriansyah juga menyoroti sejumlah titik rawan longsor dan banjir di Samarinda, termasuk di Lempake yang menelan korban jiwa.

“Harusnya kejadian seperti di Lempake jadi tamparan keras. Jangan tunggu ada korban baru semua heboh,” kritiknya.

Menurutnya, arah pembangunan kota harus berpijak pada peta risiko bencana, bukan sekadar desain menarik atau penghematan biaya. (adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru