Kutai Timur, Kaltimpop.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Kapolres Cup 2025 yang diselenggarakan oleh IMI Kalimantan Timur pada tanggal 28–29 Juni resmi berakhir dengan semarak. Dalam gelaran tersebut, DPD KNPI Kutai Timur mencuri perhatian publik setelah berhasil membawa pulang dua piala dari dua kelas berbeda yang diikuti.
Adalah Yusril Mahenra, joki muda berbakat yang menjadi andalan tim KNPI Kutim, sukses mengantarkan tim meraih podium di kelas DB20 Matic Bracket 11 Detik Lokal Bontang, Kutim, Berau serta kelas DB18 Matic Bracket 11 Detik Umum. Capaian ini menjadi lebih istimewa karena dicapai hanya dengan persiapan selama tiga hari.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan tangan dingin mekanik kawakan Kang Ahang dari Mr. AS Garage” ucapnya.
Di tengah waktu persiapan yang sangat terbatas, ia berhasil menyiapkan motor dalam kondisi prima, kompetitif, dan mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan.
Ini hasil yang sangat baik karena waktu kita cukup singkat untuk mempersiapkan motor. Apalagi ini juga race pencapaian yang diraih tim, sekaligus bangga bisa ikut mengangkat nama pemuda Kutim di panggung balap nasional.
Ketua DPD KNPI Kutai Timur, Andi Zulfian N, menyampaikan bahwa partisipasi KNPI dalam ajang ini bukan sekadar meramaikan perlombaan atau mencari sensasi, melainkan wujud nyata dari komitmen KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang hadir untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda.
Menurutnya banyak pemuda Kutim yang memiliki minat dan bakat luar biasa, namun kerap tidak mendapatkan wadah atau ruang ekspresi yang tepat. Karena itu, KNPI hadir sebagai fasilitator, penghubung, dan sekaligus pembina agar potensi itu bisa disalurkan dengan cara yang positif dan produktif.
“Terima kasih kepada IMI Kaltim dan Polres Kutai Timur yang telah memberi ruang bagi gairah anak-anak muda penunggang kuda besi di daerah ini. Tentu ini adalah upaya luar biasa untuk mengarahkan energi pemuda pada hal-hal yang membangun,” ujar Andi.
Ia juga menambahkan bahwa capaian ini menjadi pemicu semangat bagi kepengurusan KNPI Kutim ke depan untuk terus terlibat aktif dalam berbagai ruang minat pemuda. Ia menegaskan pentingnya menjadikan pemuda sebagai subjek, bukan sekadar objek politik, pembangunan, ataupun event seremonial.
“Ini awal yang baik bagi kepengurusan kami. Ke depan kami ingin terus melibatkan diri, tidak hanya hadir di ruang-ruang formal, tapi juga menjadi bagian dari denyut nadi pemuda. Jangan jadikan pemuda sebagai batu loncatan, tapi ajak mereka duduk di depan kemudi,” tutupnya
Dengan raihan dua piala ini, DPD KNPI Kutai Timur tidak hanya mencetak sejarah dalam dunia drag bike lokal, tetapi juga mengirim pesan bahwa pemuda Kutim mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk membangun ekosistem pemuda yang solid, progresif, dan berdaya saing tinggi di berbagai bidang. (Pop2)


