Kutai Timur, Kaltimpop.com — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Timur melakukan kunjungan audiensi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Timur pada Selasa, (30/7/2025), sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi lintas kelembagaan sekaligus menyampaikan kondisi terkini dunia kepemudaan di Bumi Untung Tuah Benua.
Rombongan KNPI dipimpin langsung oleh Ketua KNPI Kutai Timur, Andi Zulfian N, dan diterima oleh Kepala Kejari Kutim, Reopan Saragih, S.H., M.H. Dalam pertemuan tersebut, KNPI menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kinerja Kejari Kutim, khususnya dalam menjalankan fungsi penegakan hukum yang adil dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Kejari Kutim, salah satunya lewat program ‘Siswa Sadar Hukum’ yang akan digelar besok. Di bawah kepemimpinan Bapak Reopan Saragih, kami melihat upaya Kejari untuk membangun kesadaran hukum sejak dini cukup progresif,” ujar Andi Zulfian.
KNPI juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi dualisme kepengurusan organisasi yang tengah terjadi di Kutai Timur. Andi menekankan pentingnya Kejaksaan untuk tetap menjaga netralitas dan integritas, agar tidak terlibat dalam tarik-menarik kepentingan politik di kalangan pemuda.
“Kami berharap Kejaksaan dapat berdiri di tengah dan menjadi pengayom dalam proses rekonsiliasi yang sehat. Integritas aparat penegak hukum sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas di kalangan pemuda,” tambahnya.
Dalam audiensi tersebut, KNPI juga membuka peluang kolaborasi dengan Kejaksaan dalam program-program strategis ke depan, seperti edukasi hukum, pemberdayaan pemuda, serta pembinaan masyarakat hukum sadar.
Menanggapi hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Timur, Reopan Saragih, menyambut baik kedatangan KNPI dan menyampaikan terima kasih atas dukungan serta kepercayaan yang diberikan kepada jajarannya.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini dan berkomitmen untuk terus bekerja dengan prinsip keadilan dan tanpa pandang bulu,” ujar Reopan.
Lebih lanjut, Kejari Kutim menyatakan siap membantu upaya rekonsiliasi internal KNPI, termasuk menjembatani komunikasi dengan Bupati Kutai Timur sebagai pimpinan daerah.
Audiensi ini menjadi sinyal positif bagi terciptanya sinergi antara institusi hukum dan organisasi kepemudaan dalam mendorong penegakan hukum yang adil, netral, serta berpihak pada masa depan generasi muda Kutai Timur. (Pop2)


