
Kutai Timur, Kaltimpop.com – Ketua DPRD Kutai Timur turut hadir pada malam puncak Kutim Kulinery Feast 2025 yang digelar di kawasan GOR Kudungga pada Rabu (19/11/25). Acara yang menghadirkan grup legendaris Dewa 19 itu disebutnya sebagai momentum penting bagi masyarakat Kutim untuk menikmati hiburan berkualitas langsung di daerah sendiri. Menurutnya, gelaran ini menjadi pengalaman pertama yang memberikan warna baru bagi dinamika kegiatan publik di Kutim.
Ia menilai penyelenggaraan festival ini sudah menunjukkan perkembangan positif, terutama dari sisi antusiasme masyarakat yang memenuhi area kegiatan. Meski begitu, ia mengakui lokasi acara masih terlalu sempit untuk menampung jumlah pengunjung yang terus meningkat.
“Kita lihat memang agak cukup, masih terlalu sempit tempatnya. Jadi kita berharap ini lebih besar lagi, ke depan lebih meriah lagi supaya bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberi ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan tanpa harus pergi ke kota besar lain. Hal itu sekaligus menjadi indikator bahwa Kutim memiliki potensi besar untuk menggelar event berskala besar secara rutin. Ia menilai musik, kuliner, dan aktivitas publik lainnya bisa menjadi daya tarik yang menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi UMKM dan pelaku industri kreatif.
Ketua DPRD Kutim berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dengan konsep yang lebih matang. Ia menilai Kulinery Feast sudah menjadi langkah awal yang baik, dan ke depan tinggal diperbaiki dari sisi manajemen, penataan lokasi, serta kenyamanan pengunjung. Dengan dukungan masyarakat yang kuat, ia optimistis kegiatan serupa akan berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan meningkatkan daya tarik Kutai Timur sebagai pusat event di kawasan timur Kalimantan.(Adv)


